Breaking News:

Berita Kota Kupang

Tingginya Permintaan Jamur Tiram,  Duta Petani Milenial Asal Kupang Resonansi Pemuda Sekitar

Jamur tiram juga mempunyai kemampuan adaptasi dengan lingkungan yang cukup baik dan tingkat produktivitasnya cukup tinggi.

Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA
Foto Bersama Duta Petani 

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Salah satu program utama Kementerian Pertanian dalam mencetak 2,5 juta petani milenial sedikit demi sedikit sudah terwujud.

Baru-baru ini sudah dikukuhkan Duta Petani Milenial (DPM) dan Duta Petani Andalan (DPA) dari 34 Provinsi di seluruh Indonesia.

Dari pengukuhan tersebut, para petani milenial dan andalan diharapkan bisa meresonansi pergerakan petani-petani milenial di seluruh daerah di Indonesia.

Salah satu DPM yang dikukuhkan adalah Arlot Sanam. Pemuda berusia 25 tahun yang biasa disapa Arlot ini merupakan salah satu lulusan dari SMK PP Negeri Kupang.

Selama ini Arlot menjalankan usaha budidaya jamur tiram di rumah dengan omzet minimal Rp 10 juta per sekali panen.

Baca juga: Di Kota Kupang Tersisa Satu Kelurahan Zona Merah Sebaran Covid-19

Dijelaskan oleh Arlot bahwa saat ini jamur turam mulai banyak dibudidayakan.

Karena  jamur tersebut merupakan salah satu jenis jamur yang sangat enak dikonsumsi dan mempunyai kandungan gizi cukup tinggi.

Jamur tiram juga mempunyai kemampuan adaptasi dengan lingkungan yang cukup baik dan tingkat produktivitasnya cukup tinggi.

“Saat ini permintaan pasar untuk jenis jamur tiram masih cukup tinggi. Sementara pasokan masih terbatas karena petani yang membudidayakan jamur tiram masih sangat terbatas.

Makanya saya ingin mengajak pemuda pemudi di sini untuk terus bergerak dalam bidang pertanian karena pertanian itu menghasilkan,” tuturnya.

Baca juga: 153 Warga Kota Kupang Sedang Lakukan Isolasi Mandiri

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved