Breaking News:

Berita Pemprov NTT

Save the Children-Aliansi PKTA Terbitkan Buku Bertema Anak

harapan besar ke depan, yakni menyiapkan masa depan bagi anak-anak dengan baik. Jangan  melukai hati anak seperti  mengasari

Penulis: Paul Burin | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/ISTIMEWA
Foto Bersama Anggota Aliansi PKTA NTT foto bersama tokoh lima agama, Kabid Bimas Kristen Kanwil Depag NTT, Pelaksana Tugas Kepala Dinas PPPA Provinsi NTT dalam acara Gebyar Hari Anak Dunia, tanggal 30 November 2020. 

Secara terpisah, Ketua Presidium Aliansi  Penghapusan Kekerasan  kepada Anak (PKTA) Provinsi NTT, Benyamin  Leu mengatakan, penyusunan buku ini merupakan Rekomendasi dari Gebyar Hari Anak Dunia yang diselenggarakan oleh Aliansi PKTA NTT didukung oleh Save the Children pada 30 November 2020 di Kupang, di mana materi dari seluruh narasumber baik dari Kementerian PPPA, Kanwil Depag Provinsi NTT dan pimpinan lima agama dijadikan salah satu referensi buku ini.

Hadirnya buku ini semata untuk menjawab berbagai persoalan yang dihadapi anak-anak baik di lingkungan sekolah, rumah dan sosial kemasyarakatan.

Baca juga: Pemprov NTT Gandeng Pemkab Kupang Gelar Kegiatan SP4N-Lapor

Karena itu kata Benny, fenomena ini diharapkan segera diatasi untuk menyelamatkan masa depan anak. Anak patut dilindungi dan diberikan ruang yang luas agar dapat tumbuh dan kembang sesuai dengan usianya.
     
Buku ini kata Benny juga merupakan  agenda dari  aliansi PKTA NTT yang didukung penuh oleh Save the Children melalui proyek School for Change .

Visi aliansi PKTA, yakni meningkatnya dampak dari peran organisasi masyarakat sipil dalam mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan, selain untuk menghentikan perlakuan kejam, eksploitasi, perdagangan dan segala bentuk kekerasan dan penyiksaan terhadap anak. Caranya melalui kolaborasi dan  kemitraan global, nasional, regional dan daerah. 

Sedangkan tujuannya, yakni sebagai wadah peran serta organisasi masyarakat sipil   mendorong  semua pemangku kebijakan  dan stakeholder lain untuk mendukung satu di antara program prioritas Dinas Pemberdayaan Perempuan  dan Pelindungan Anak Provinsi NTT, yakni Ending Violence Against Women and Children  (mengakhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak).     

Prinsip dasarnya, kata Benny yang juga Advocacy Coordinator Save the Children, yakni menghargai martabat manusia,  berkomitmen mewujutkan visi aliansi baik dalam  aliansi maupun  masing-masing  organisasi,  transparan dan akuntabel,  mandiri dan independen.

Baca juga: PON Papua, Pemprov NTT Minta Altet Jaga Sportivitas

Selain itu melayani dengan empati dan inklusif, saling berbagi sumber daya sesama  anggota aliansi, mengupayakan perlindungan anak yang berkelanjutan dan  partisipasi dalam  kesukarelaan. (*)

Berita Pemprov NTT Terkini

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved