Breaking News:

Berita Kota Kupang

Peserta Pelatihan Elsimil Ngaku Aplikasi Sangat Membantu Cegah Stunting

Peserta Pelatihan Aplikasi Elsimil Mengaku Aplikasi Sangat Membantu Cegah Stunting

Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/IRFAN HOI
Pose bersama saat pelatihan aplikasi Elsimil bagi pasangan hendak menikah di Kota Kupang. 

Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Peserta pelatihan Aplikasi Elektronik Siap Nikah dan Hamil ( aplikasi Elsimil) dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional ( BKKBN) sangat membantu pasangan yang hendak menikah. Aplikasi diklaim bisa membantu pasangan untuk cegah stunting.

Adi Papa Misa, salah satu pasangan dalam pelatihan itu, Selasa 28 September 2021, mengatakan, aplikasi ini sangat membantu bagi pasangan mau menikah untuk mencegah pertumbuhan anak, serta menjaga gizi yang baik bagi ibunya.

Ia mengaku penggunaan aplikasi ini juga tidak sulit, sebab telah tersedia petunjuk dan pendampingan dari instruktur. Nantinya, Adi menyebut bakal dilibatkan pendamping bagi pasangan untuk menerapkan aplikasi ini guna menjaga kesehatan pasangan.

Adi mengajak pasangan lainnya yang hendak menikah untuk menggunakan aplikasi ini, yang menurutnya sangat membantu pasangan dikemudian hari.

Baca juga: Wali Kota Kupang: Aplikasi Elsimil Untuk Tekan Angka Stunting di Kota Kupang

Pasangan lainnya, Yeskiel Nitbani, mengatakan hal serupa. Aplikasi sangat bagus bagi calon pengantin baru. Dengan aplikasi ini, menurutnya pasangan bisa lebih mengontrol diri.

"Istilahnya kedepan kita bisa mengontrol diri juga. Menjaga kita punya diri juga masing-masing," katanya.

Yeskiel mengatakan, dalam aplikasi memang ditemui ada kesulitan namun bisa diatasi sendiri. Data diri pasangan dan riwayat penyakit akan diminta saat aplikasi ini digunakan.

"Yang laki-laki, kalau perokok diminta untuk berhenti merokok. Ini untuk mengantisipasi calon pengantin ini bisa mendapat kesehatan yang baik," sebut Yeskiel.

Baca juga: Wakil Wali Kota Kupang : Beras Fortivit Produksi Bulog Upaya Tekan Stunting

Kepala BKKBN NTT, Marianus Mau Kuru, S.E, M.PH, Selasa 28 September 2021, mengatakan, hadirnya aplikasi ini, didasari pada masalah kemisikinan, penyakit hiburan, juga masalah stunting yang masih tinggi. Masalah ini yang menyebabkan angka stunting juga semakin parah.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved