Breaking News:

Berita Kota Kupang

Jatuh Cinta Pada Petanian, Lulusan SMKPP Kupang Raih Omzet Puluhan Juta

alsintan untuk proses produksi atau kurangnya tenaga kerja untuk membantunya berbudiaya pisang, melon dan sayuran

Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/ISTIMEWA
Andi Banamtuan sukses menjadi petani milenial. 

Jatuh Cinta Pada Petanian, Lulusan SMKPP Kupang Raih Omzet Puluhan Juta

POS-KUPANG.COM - Siapa bilang ketika menjadi anggota TNI tidak bisa bertani? Hal ini dibuktikan oleh Andi Banamtuan, anggota Brigif 21/ Komodo Kodam IX/ Udayana yang juga merupakan alumni dari SMK PP Negeri Kupang. Dukungan Kementerian Pertanian (Kementan) kepada generasi milenial adalah nyata.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menyatakan bahwa petani milenial harus memiliki komitmen yang kuat selain harus bergaul baik dengan alam, manusia dan ilmu pengetahuan.

"Masa depan pertanian ada di tangan generasi milenial. Maka, milenial harus masuk ke dalam sektor pertanian. Bertani itu keren," kata Mentan SYL.

Ditambahkan oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi yang menyatakan bahwa pemerintah, dalam hal ini Kementan selalu siap untuk mendampingi dan memfasilitasi generasi milenial yang ingin sukses menggali dan mengelola sektor pertanian," ungkap Dedi.

Baca juga: Di Kota Kupang Tersisa Satu Kelurahan Zona Merah Sebaran Covid-19

Dedi juga meminta agar seluruh insan pertanian khususnya generasi milenial untuk cermat melihat peluang dan memanfaatkan peluang tersebut menjadi ladang penghasilan.

Sebagaimana diketahui, Andi Banamtuan sukses menjadi petani milenial.

Bertani tak mengganggu profesinya sebagai TNI. Hal tersebut bisa diterapkan oleh Andi yang bisa menjaga komitmennya untuk setia kepada negara dengan menjadi anggota TNI dan terus menjaga ketahanan pangan dengan bertani.

Andi sudah melakukan usaha pertanian sudah hampir 5 tahun ini. Usahanya di bidang pertanian dan hortikultura lebih tepatnya pisang cavendish, melon dan sayuran.

Pemuda yang masih berusia 28 tahun itu bercerita bahwa awal dia memulai usaha pertanian adalah dari hobinya bertani.

Baca juga: Ini Pekerjaan Dokter Gigi Gadungan Asal Noemuti TTU Sebelum Buka Praktek di Kota Kupang

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved