Breaking News:

Berita Ende

Pandangan Akademisi Soal Banjir di Ende Rendam Ratusan Rumah dan Jalan

komunikasi lumpuh dan terputus, pencemaran  lingkungan serta kerusakan lingkungan fisik pembangunan

Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Rosalina Woso
HUMAS PEMDA ENDE
Bupati Ende Djafar Achmad saat memantau lokasi banjir di Kota Ende, Jumat 24 September 2021.  

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oris Goti

POS-KUPANG.COM, ENDE - Masalah banjir di Kota Ende, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT) mendapat sorotan  akademisi dari STPM St Ursula Ende, Yance Vianney, S.Sos, M.Si.

Kejadian terkini, hujan deras yang terjadi Kamis 23 September 2021, mengakibatkan ratusan rumah warga dan beberapa ruas jalan di Kota Ende terendam banjir.

Yance menjelaskan, Indonesia merupakan, salah satu wilayah negara yang dinilai mengalami intensitas tingkat kebanjiran tinggi.

"Mau tidak mau kita harus menghadapinya dengan berbagai pola pendekatan penanganannya.  Oleh karenanya kewaspadaan terhadap kondisi ini perlu dipersiapkan secara reguler dan baik," ungkapnya.

Yancce menerangkan, banjir adalah kondisi dimana terjadi luapan air yang berlebihan  yang mengakibatkan terendamnya suatu wilayah.

Baca juga: Bersih-Bersih Pasca Banjir Bupati Ende Sentil Soal Sampah, Petugas Susah Payah Angkut dari Drainase

Menurutnya, banyak kajian analitik, yang menyatakan bahwa banjir secara umum di sebabkan 3 faktor dominan, yaitu kondisi rusaknya lingkungan alam, kondisi curah hujan ekstrim, dan kondisi topografi.

"Kondisi ini yang mesti kita hadapi dengan perbaikan dan strategi adaptasi yang cepat dan tepat," ungkapnya.

Dia mengatakan, masyarakat resah dan berharap pemerintah bisa menanganinya secara baik.

Yance menekankan perlu ada paya mitigasi dan adaptasi. Menurutnya, dampak dari kemajuan pembangunan di wilayah perkotaan dengan mobilitas tinggi, mengakibatkan kebutuhan akan  air jauh lebih tinggi.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved