Breaking News:

Berita Sumba Barat

Bupati Sumba Barat Panen Bawang Merah

Bupati Sumba Barat, Yohanis Dade, S.H melakukan panen bawang merah milik petani di Kelurahan Weekarou

Penulis: Petrus Piter | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Petrus Piter
Bupati Sumba Barat, Yohanis Dade, S.H bersama sejumlah pimpinan OPD melakukan panen bawang merah di Kelurahan Weekarou belum lama ini. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter

POS-KUPANG.COM, WAIKABUBAK - Bupati Sumba Barat, Yohanis Dade, S.H melakukan panen bawang merah milik petani di Kelurahan Weekarou, Sumba Barat belum lama ini. Tanaman bawang merah tersebut adalah milik Bobby Ham.

Bawang merah merupakan salah satu komoditi unggulan. Komoditas sayuran ini berfungsi sebagai bumbu penyedap makanan serta bahan obat tradisional.

Dalam kesempatan itu, Bupati Yohanis mengatakan bila ingin studi banding terkait pertanian tidak perlu keluar daerah tetapi cukup datang ke lokasi ini karena model pengelolaannya sudah cukup bagus. Daripada mengeluarkan anggaran besar membiayai studing banding tentang pertanian ke luar Sumba maka cukup datang belajar disini saja karena metode kerja sudah cukup bagus.

Bupati juga mengharapkan tempat ini bisa terbuka bagi masyarakat yang ingin belajar dan mencontoh sistem dan cara kerja yang diterapkan bapak Bobby Ham.

Baca juga: Bupati Sumba Barat Minta Nakes Beri Perhatian Serius Saat Layani Vaksin Ibu Hamil dan Menyusui

Didampingi Kepala Dinas Kesehatan, Kadis Kesehatan, drg. Bonar B. Sinaga, Kepala BPPD Kabupaten Sumba Barat Ir. Yanis Loebalu, Kepala Litbang Hermanus Bili, S. IPem, Kepala Dinas PMD Sumba Barat Jeffry Dapamerang, Manager PT PLN (Persero) ULP Sumba Barat Jerry Letik, serta Direktur Warisan Hijau For Sumba M.Umbu Djoka, Bupati Yohanis Dade, S.H berharap para petani terutama para petani yang berada disekitar dapat meniru pola usaha pertanian Bobby Ham menanam bawang merah karena memiliki nilai ekomomis tinggi.

Kegiatan panen bawang merah dengan tetap memberlakukan protokol kesehatan ketat.

Ia menambahkan berdasarkan data BPS, pertumbuhan produksi rata-rata bawang merah selama periode tahun 2020 di Indonesia adalah 1.815.445 ton dan NTT hanya menyumbang 10.424 Ton.

Baca juga: Saat Pimpin Apel Kerja OPD, Bupati Sumba Barat Tegaskan Berlakukan PP 53 Tahun 2021

Sedangkan harga bawang merah di tingkat petani saat ini juga cukup bagus tetapi produktivitasnya cenderung rendah. Dan Sumba Barat masih mengandalkan pasokan dari luar daerah. (*)

Baca Berita Sumba Barat Lainnya

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved