Breaking News:

Berita Manggarai Timur

Petani Sawah di Borong Manggarai Timur Mengeluh Kelimpahan Air

bisa mengatur air sehingga kalau mau kasih pupuk juga tidak bisa kita targetkan, bahakan ada padi yang rusak

Penulis: Robert Ropo | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/ROBERT ROPO
Para petani persawahan padi di Tambak Wae Reca. 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM, BORONG--Saat ini di sejumlah daerah di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terjadi kekeringan dan para petani tentu mengeluh dengan hal ini.

Namun demikian tidak untuk para petani di persawahan Tambak, Wae Reca, Desa Nanga Labang, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur.

Para petani malah mengeluh karena kelebihan air sehingga membuat tanaman padi sawah milik mereka rusak karena terendam air.

Marianus Maru (53), petani setempat kepada POS-KUPANG.COM, Rabu 21 September 2021, mengatakan, saat ini mereka belum merasakan terjadinya musim kemarau, karena masih terjadi turun hujan secara merata hingga saat ini.

Baca juga: Tenaga Konsumsi PON XX Papua Klaster Kota Jayapura Siapkan 600 Relawan

Namun yang menjadi kewalahan bagi mereka karena kelebihan air.

"Kewalahan kami karena kelebihan air, sehingga kami tidak bisa mengatur air ini karena air berlebihan,"ungkap Marianus diamini oleh Vinsensia Surya (36) dan sejumlah petani setempat lainya.

Dikatakan Marianus, dampak kelebihan air mengakibatkan tanaman padi mereka rusak terendam air dan terjadi hama dan penyakit yang menyerang tanaman padi mereka.

"Kami tidak bisa mengatur air sehingga kalau mau kasih pupuk juga tidak bisa kita targetkan, bahakan ada padi yang rusak,"ungkap Marianus.

Baca juga: Pencarian Hari Ketiga Maksimus, Korban Banjir di Manggarai Timur Masih Hasilnya Nihil

Vinsensia Surya juga menambahkan, pada tahun-tahun sebelumnya, mereka sangat merasakan kekeringan akibat terjadi kemarau panjang. Namun pada musim kali ini terus terjadi hujan sehingga airnya sampai berlebihan.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved