Berita Sumba Timur

Rumah Janda Warakawuri di Waingapu Terbakar, Tak Ada Korban Jiwa

Rumah seorang janda warakawuri, Yoamima Hori Lado, 75 tahun, terbakar pada Minggu 19 September 2021

Penulis: Ryan Nong | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Dok.Humas Polres Sumba Timur
Kondisi rumah Yoamima Hori Lado, di daerah Radamata, RT. 014/RW.005, Kelurahan Hambala, Kecamatan Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur yang terbakar pada Minggu 19 September 2021. 

Laporan Wartawan POS-KUPANG.COM, Ryan Nong

POS-KUPANG.COM, WAINGAPU - Rumah seorang janda warakawuri, Yoamima Hori Lado, 75 tahun, terbakar pada Minggu 19 September 2021. Rumah yang berada di daerah Radamata, RT. 014/RW.005, Kelurahan Hambala, Kecamatan Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur itu diketahui terbakar sekira pukul 17.00 Wita.

Kejadian itu dibenarkan Kapolres Sumba Timur AKBP Handrio Wicaksono saat dikonfirmasi POS-KUPANG.COM, Selasa 21 September 2021.

Kapolres Handrio menjelaskan, sekira pukul 17.00 Wita, saksi Yacob Dapawole sedang berbaring di dalam kamar tidur di rumah tersebut merasa kepanasan. Ia kemudian keluar dari dalam kamar dan melihat sumber api yang sedang menyala di teras samping rumah.

Yacob kemudian menyampaikan kepada istri dan mertuanya, Yoamima serta anak-anak yang sedang menonton televisi agar segera keluar dari rumah karena rumah sedang terbakar. Yacob yang melihat api semakin membesar di samping teras rumah hendak mencoba untuk memadamkan api dengan menyalakan keran air yang di dekat kobaran api. Akan tetapi tetapi kayu tiang teras samping yang terbakar terjatuh dan mengenai dirinya. Ia kemudian berusaha menahan dan mendorong kayu ke arah luar rumah dalam kondisi api terus membesar.

Baca juga: BPBD dan Dinsos Matim Beri Bantuan Tanggap Darurat Untuk Korban Rumah Terbakar di Golo Tenda

Melihat kondisi api yang sudah membesar dan sulit dipadamkan, Yacob saat itu kemudian mencoba menyelamatkan dua buah sepeda motor dan surat-surat berharga lainya sambil kembali mencoba memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Sementara Yoamima, mengaku setelah diberitahu menantunya Yacob, sempat berusaha melihat sumber api. Namun sayang, kondisi api sudah membesar dan membakar rumah dari arah bagian belakang dan samping rumah. Ia kemudian disarankan untuk segera keluar dari rumah untuk menyelamatkan diri.

Kapolres Handrio menyebut api berhasil dipadamkan oleh mobil pemadam kebakaran dibantu warga sekitar 40 menit setelah tiba di lokasi kebakaran. Selain itu, ada pula armada PLN yang datang untuk memutus aliran listrik di daerah itu.

Baca juga: Kebakaran Hutan di Turki Bak Neraka, 4 Orang Tewas 80 Persen Rumah Terbakar, Ribuan Turis Dievakuasi

Kapolres Handrio menyebutkan peristiwa kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Namun demikian, taksasi kerugian materiil dari kebakaran itu disebut sekira Rp. 150 juta. (*)

Baca Berita Sumba Timur Lainnya

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved