Breaking News:

KKB Papua

Sesali Tragedi Kiwirok, Perempuan Ini Beri Ultimatum Ke KKB Papua & Singgung Soal Kasus Kemanusiaan

Jaleswari Pramodhawardani, Deputi V KSP Bidang Politik Hukum Keamanan dan HAM menegaskan KKB Papua merupakan penjahat kemanusiaan yang harus ditumpas.

Editor: Frans Krowin
Tribunnews.com
Jaleswari Pramodhawardani Kantor Staf Kepresidenan yang Beri Ultimatum ke KKB Papua untuk hentikan pergolakan di Papua. 

POS-KUPANG.COM  - Perempuan ini berani memberikan ultimatum kepada kelompok kriminal bersenjata yang terus bergolak di Papua.

Ia sangat marah ketika kelompok separatis tersebut melakukan penganiayaan dan membunuh secara kejam para tenaga kesehatan yang mengabdi di Distrik Kiwirok.

Ia juga menyebutkan bahwa KKB Papua merupakan penjahat kemanusiaan, sehingga harus ditumpas habis dari bumi pertiwi.

Pernyataan tegas itu dilontarkan Jaleswari Pramodhawardani, Deputi V KSP Bidang Politik, Hukum, Keamanan dan Hak Asasi Manusia (HAM).

Dia juga meminta KKB untuk menghentikan aksi brutal yang tak berperikemanusiaan, seperti yang dilakukan selama ini.

Baca juga: Dalang Tragedi Kiwirok Kini Terungkap, Pelakunya KNPB Didukung KKB Papua, Begini Kata Danrem Izak

"KKB harus segera menghentikan tindakan yang sama sekali tidak memiliki rasa kemanusiaan ini.”

"Aparat penegak hukum juga harus cepat bertindak dan melakukan penegakan hukum secara tegas dan tuntas atas serangkaian aksi teror KKB ini," kata Jaleswari Pramodhawardani, sebagaimana dilansir Tribunnews.com, Minggu 19 September 2021.

Jaleswari Pramodhawardani juga menyebutkan bahwa kabar tentang meninggalnya perawat Gabriella Meilan (22) dan belum ditemukannya Gerald Sokoy (28) akibat tindakan KKB Papua, merupakan kabar buruk bagi Indonesia.

"Kantor Staf Kepresidenan menyatakan duka cita sedalam-dalamnya atas gugurnya pahlawan kemanusiaan seperti Ibu Gabriella Meilani, dan hilangnya Bapak Gerald Sokoy yang telah mendedikasikan hidupnya melayani warga masyarakat pedalaman di Papua," lanjut Jaleswari.

Ia juga mengatakan bahwa kekerasan oleh KKB merupakan tindakan pidana serius terhadap warga Papua yang harus segera dihentikan.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved