Breaking News:

Berita Kabupaten Kupang

Sejumlah Ruang Kelas Diobrak-Abrik OTK, Ratusan Siswa Terpaksa Diliburkan

kebijakan meliburkan siswa padahal proses  pembelajaran tatap muka terbatas baru digelar satu pekan ini.

Penulis: Ray Rebon | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA
Suasana ruangan kelas yang masih berantakan 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ray Rebon

POS-KUPANG.COM,  KUPANG--Sejumlah ruangan kelas di SD dan SMP Satu Atap Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang diobrak-abrik sejumlah orang tak dikenal (OTK).

Ratusan siswa pun terpaksa diliburkan terkait dampak dari kerusakan tersebut.

Keputusan ini terpaksa diambil pihak sekolah karena isi ruang kelas masih berantakan dan masih adanya garis polisi yang dipasang sejak Jumat 17 September 2021 malam.

Padahal, siswa SD di sekolah ini akan menghadapi ujian tengah semester pada Senin 20 September 2021.

Kepala sekolah Feredich Hetmina, SPd yang dikonfirmasi Sabtu 18 September 2021 mengakui kalau ia mendapatkan kabar soal ini pada Kamis 16 September 2021 malam.

Baca juga: DPC Partai Demokrat Kabupaten Kupang Sudah Bulat Dukung Jeriko

"Tapi karena ada acara pemakaman kerabat yang meninggal dilanjutkan dengan acara keluarga maka saya baru bisa ke sekolah pada malam hari setelah ada kerabat rekan guru yang memberitahu saya," ujarnya, Sabtu 18 September 2021.

Saat datang, ia memeriksa sejumlah ruangan kelas dan melihat kondisi ruangan yang berantakan.

Kepala sekolah menelepon bhabinkamtibmas, namun karena sudah malam maka pihaknya pulang dan meminta penjaga sekolah untuk mengontrol lingkungan sekolah.

Kepala sekolah mengaku sudah diperiksa penyidik Polsek Kupang Tengah sejak Jumat 17 September 2021 hingga Sabtu 18 September 2021 subuh sekitar pukul 03.30 wita.

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved