Breaking News:

Berita Nasional

Fakta Sejarah Kelam G30S/PKI, Ada Tim Tersohor Dibalik Peristiwa Tewasnya 6 Jenderal dan 1 Perwira

Masih ingatkah kita pada peristiwa kelam yang dikenal dengan nama Gerakan 30 September PKI atau G30S/PKI?

Editor: maria anitoda
istimewa
Sampul film pengkhianatan G 30 S/PKI 

Disebutkan mereka mengenakan baret dan sapu tangan hijau di sekeliling leher dan kemudian melakukan siaran gelap dan menyatakan membentuk Dewan Revolusi Indonesia.

Kabinet Dwikora yang dibentuk Bung Karno dinyatakan demisioner oleh mereka dan semua pangkat ketentaraan di atas Letkol dinyatakan tidak ada lagi.

Mereka berdalih hendak menyelamatkan Republik Indonesia dari apa yang mereka sebut Dewan Jenderal.

Menurut mereka Dewan Jenderal merupakan gerakan subversif dan disponsori oleh CIA dan bermaksud menggulingkan pemerintahan Soekarno.

Beberapa media massa yang mendukung Gerakan 30 September antara lain Harian Rakjat, Kebudajaan Baru, Gelora Indonesia, dan Warta Bhakti.

Namun RRI yang dikuasai oleh mereka hanya bertahan kurang dari sehari, karena sekitar jam 7 sore pasukan RPKAD mengambil alih RRI. Beberapa tertangkap namun ada juga yang kabur.

Pada tanggal 1 Oktober pukul 21.00, RRI Jakarta sudah mulai mengumandangkan lagi suara resmi pemerintahan RI. Ibukota sepenuhnya ada di tangan ABRI dan orang-orang dalam kelompok G30S menjadi buronan.

Pada 2 Oktober, Jakarta memberlakukan jam malam mulai 18.00 hingga 06.00 pagi.

Bagi yang memiliki keperluan keluar rumah saat jam malam seperti dokter atau semacamnya, bisa menggunakan obor besar, sehingga terlihat tandanya dari jauh.

Soekarno yang ditunggu-tunggu komentarnya terhadap peristiwa itu akhirnya mengeluarkan Amanat Bung Karno pada 2 dan 3 Oktober 1965.

Halaman
1234
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved