Breaking News:

Berita Lembata

Yohakim Saverius Tea Ingin Jadikan Anak Muda Agen Perubahan di Desa Pasir Putih Lembata

18-24 tahun yang tidak sekolah atau kuliah dan sedang tidak bekerja. Saya lihat program ini sangat bagus dan manfaat program

Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/RICARDUS WAWO
Bakal Calon Kepala Desa Pasir Putih, Kabupaten Lembata, Yohakim Saverius Tea. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo

POS-KUPANG.COM, LEWOLEBA--Ingin membawa perubahan di desa Pasir Putih Lembata merupakan salah satu hal yang mendorong Yohakim Saverius Tea serius bertarung dalam perhelatan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak pada November 2021 mendatang.

Dirinya sudah memutuskan pulang kampung setelah lama bekerja sebagai pegiat sosial di Kota Batam. 

"Saya ingin ada perubahan di desa Pasir Putih. Maka saya juga harus terlibat langsung dalam perubahan itu," ujar bakal calon kepala desa Pasir Putih, Kecamatan Nagawutung itu saat ditemui di Lewoleba, Rabu, 15 September 2021.

Menurut dia, salah satu inovasi yang ingin dia prioritaskan jika nanti terpilih sebagai kepala desa, ialah pemberdayaan anak muda di desa Pasir Putih, Kabupaten Lembata.

Motor perubahan di desa, lanjutnya, ada pada anak muda sehingga mereka harus dibekali dengan keterampilan apa saja sesuai minat dan bakat.

Baca juga: Thomas Ola Langoday Dilantik Jadi Bupati Lembata, Ini 4 Prioritas Kebijakan di Sisa Masa Jabatannya

Misalnya, keterampilan sebagai pelaku pariwisata, fotografi, videografi, teknisi di bengkel motor, komputer dan hal lainnya.

"Pemberdayaan anak muda itu yang penting," ujar bakal calon kades berusia 40 tahun ini. 

Yoris, sapaan akrabnya, memang berpengalaman dalam program-program pemberdayaan anak muda. Saat berada di Kota Batam, dia bekerja di Yayasan Embun Pelangi dan menangani program Peningkatan dan Pemberdayaan Ekonomi Orang Muda.

"Pesertanya 18-24 tahun yang tidak sekolah atau kuliah dan sedang tidak bekerja. Saya lihat program ini sangat bagus dan manfaat program ini sangat luar biasa," kata Yoris yang bekerja selama 20 tahun di Kota Batam dan punya mimpi menjadikan Pasir Putih sebagai desa ramah anak. 

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved