Breaking News:

Jangan Ada Alasan Keterbatasan SDM atau Sarana Prasarana Terkait Vaksinasi Covid-19

Jangan lagi ada alasan keterbatasan SDM atau sarana prasarana terkait pelaksanaa kegiatan vaksinasi Covid-19 di wilayah Provinsi NTT.

POS KUPANG.COM/ISTIMEWA
Sekda NTT, Ir. Ben Polo Maing mendampingi Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat menghibur anak-anak korban bencana di Posko Penampungan Kampung Amanuban Kelurahan Oebufu Kecamatan Oebobo Kota Kupang, Sabtu, 1 Mei 2021 

Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Jangan lagi ada alasan keterbatasan SDM atau sarana prasarana terkait pelaksanaa kegiatan vaksinasi Covid-19 di wilayah Provinsi NTT.

Penegasan ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTT, Benediktus Polo Maing, kepada pos-kupang.com. 

Pihaknya meminta pemerintah daerah melakukan percepatan vaksinasi Covid-19 guna tercapainya kekebalan kelompok bagi seluruh masyarakat NTT.

"Kita akan terus dorong percepatan vaksin. Saya minta Pemerintah Kabupaten/Kota terus lakukan segala upaya untuk percepatan vaksin bagi masyarakat," ujar Sekda Polo Maing, Rabu 15 September 2021.

Dia menegaskan, jika vaksinnya telah di distribusikan ke masing-masing Kabupaten/Kota, maka pemerintah segera mengambil tindakan, untuk melakukan vaksinasi bagi masyarakat.

"Kita sudah tegaskan kepada Kabupaten/Kota, jika vaksinnya sudah ada, harus segera di eksekusi. Tidak boleh ada alasan SDM dan sarana prasarana. Karena vaksin dari pusat, penjataanya sesuai dengan ketersediaan," jelasnya.

Menurut Sekda Polo Maing, semua vaksin yang telah di distribusikan segera digunakan, karena jika banyak dosis yang tertinggal di daerah karena lambatnya eksekusi, maka dapat mempengaruhi kebijakan pusat untuk proses pendistribusian dosis vaksin selanjutnya.

Baca juga: Percepat Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19, Polisi di TTU Jemput Warga Penerima Vaksin

"Sehingga strategi yang kita tempuh adalah, bagi daerah yang bisa cepat eksekusi, maka vaksinnya kita akan distribusikan lebih. Seperti di Kota Kupang, Wali Kota sudah tekad bahawa, sebelum Desember herd immunity mereka harus tercapai, jadi kita akan dorong terus," terangnya.

Dia menambahkan, jika terdapat hal teknis seperti masa kadaluarsa dosis vaksin segera ekspayer, pemerintah Kota maupun Kabupaten dan Dinas Kesehatan Provinsi NTT harus segera memenejnya secara baik.

"Kalau kadaluarsanya tinggal beberapa hari, maka harus menjadi prioritas untuk di eksekusi. Jangan sampai hal-hal teknis itu menjadi alasan," tandasnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved