Breaking News:

PON XX Papua

Begini Suasana Saat Kapolda Lepas Brimoda Kawal Kontingen NTT ke PON XX Papua

Kapolda NTT menuturkan, Papua memiliki kekhasan khusus baik dari aspek keamanan dan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas)

Editor: Ferry Ndoen
Dokumen Polda NTT) ke Papua.
Kapolda NTT Irjen Pol Lotharia Latif, saat melepas puluhan personel Brimob yang akan mengawal kontingen PON NTT 

POS KUPANG.COM - Kontingen Pekan Olahraga Nasional (PON) dari Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dikawal 31 personel Brimob Polda NTT ke Papua.
Kapolda NTT Irjen Pol Lothatia Latif, memimpin langsung apel pelepasan pasukan pengamanan kontingen PON, Kamis (16/9/2021) pagi.

Diketahui, 31 personel tersebut diutus mengikuti perintah dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang disampaikan melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga.

"Kesempatan kali ini saya hadir kesekian kalinya di satuan Brimob Polda NTT dan saya menganggap kegiatan pagi ini adalah kegiatan yang sangat penting karena ini merupakan perintah dari Presiden melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga, melalui Kapolri untuk kami melaksanakan pengamanan kegiatan PON yang akan diselenggarakan di Provinsi Papua," ujar Latif.

Latif menuturkan, Papua memiliki kekhasan khusus baik dari aspek keamanan dan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas).

Sehingga, lanjut dia, setiap kontingen dari provinsi yang berangkat ke Papua agar dilakukan pengamanan oleh Polda masing-masing.

“Tidak boleh terjadi kesalahan sekecil apapun, kami harus tekan zero insiden dan tidak boleh underestimate. Walaupun kami sering melakukan tugas-tugas pengamanan dan tugas pokok maupun rutin kami, tetapi penugasan-penugasan yang sifatnya nasional seperti ini harus kami laksanakan dengan proses yang benar," kata dia.

Proses yang benar, kata dia, dimulai dari perencanaan yang baik, pengorganisasian, melakukan pelatihan yang benar dan nanti pelaksanaan pengawasan dan pengendaliannya dilakukan dengan baik dan benar pula.

"Kami tidak bisa memprediksi apa yang akan terjadi di sana tetapi kami sudah mendapatkan perkiraan-perkiraan ancaman, hakikat kerawanan bagaimana gangguan kamtibmas di sana dan kami bertanggung jawab terhadap kontingen yang notabene adalah atlet-atlet, ofisial dan orang sipil yang harus kami jaga di sana selama kegiatan itu berlangsung," kata Latif.

Latif juga berterima kasih, apresiasi dan penghargaan kepada Dansat Brimob dan seluruh perwira yang telah menyiapkan latihan di bawah koordinasi Karo Ops Polda NTT yang telah diberi amanat langsung untuk melaksanakan kegiatan ini.

Menurut Latif, dalam melakukan penugasan seperti ini pasukan wajib dibekali komunikasi, berkoordinasi dan mengamankan atlet dan ofisial baik itu dalam pelaksanaan kegiatan kejuaran yang dilakukan masing-masing kontingen, tetapi juga harus mengamankan seluruh rangkaian kegiatan di Papua.

Halaman
12
Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved