Breaking News:

Berita TTS

Samsudin : Jika Ada Oknum Vendor Nakal, Lapor Saja Ke Polisi

sampai saat ini mereka belum mendapatkan kepastian bahwa kapan meteran listrik yang dijanjikan akan terpasang

Penulis: Dion Kota | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/DION KOTA
Nampak masyarakat Desa Supul sedang mengadu ke ULP PLN Soe 

Laporan Reporter Pos-Kupang. Com, Dion Kota

POS-KUPANG.COM, SOE - Kepala ULP PLN Soe, Samsudin Makha yang dikonfirmasi terkait pengaduan masyarakat Supul dan Tuataum yang mengeluhkan ulah oknum vendor yang diduga menggelapkan uang yang disetorkan masyarakat meminta agar masyarakat melaporkan hal tersebut kepada pihak kepolisian.

Pasalnya, perbuatan oknum tersebut merupakan tindak pidana murni.

Untuk diketahui, Masyarakat desa Supul, Kecamatan Kuatnana mendatangi  ULP PLN Soe, Selasa 7 September 2021 guna mengadukan oknum Vendor bernama YT terkait ingkar janji untuk menyediakan pemasangan listrik baru terhadap tujuh kelapa keluarga.

Padahal Menurut masyarakat mereka sudah menyetor uang pemasangan kepada YT sebesar Rp. 2.400.000 untuk daya 900 watt sejak bulan November 2020 lalu.

Namun sampai saat ini mereka belum mendapatkan kepastian bahwa kapan meteran listrik yang dijanjikan akan terpasang

Baca juga: Divonis Penjara 8 Bulan, Anggota DPRD di TTS Masih Nikmati Gaji

"Kita memang menerima laporan beberapa masyarakat terkait ulah oknum nakal. Dimana setelah Masyarakat menyetorkan uang kepada mereka untuk penyambungan listrik baru, tapi bertahun-tahun meteran tidak juga terpasang. Kita arahkan untuk melaporkan kepada pihak kepolisian," ungkap Samsudin kepada POS-KUPAN COM, Selasa 14 September 2021.

Ditanya apakah tahun ini sudah ada vendor yang di blacklist, Samsudin mengaku belum ada. Kewenangan untuk melakukan blacklist ada di tangan PLN propinsi NTT

"Kewenangan untuk melakukan blacklist ada di PLN propinsi. Kita tidak bisa," jelasnya.

Dirinya menghimbau kepada masyarakat yang ingin melakukan penyambungan listrik baru agar menghubungi kantor PLN terdekat guna mendapatkan informasi terkait pemasangan baru.

Masyarakat bisa mengakses PLN mobile untuk untuk mengajukan permohonan guna pemasangan listrik baru.

Jika kesulitan untuk mendapatkan vendor untuk kepentingan SLO, pihak PLN bisa mengarahkan ke vendor yang terpercaya.

Baca juga: Ada 14 Peserta di Kabupaten TTS Yang Tak Ikut SKD 

"Sekarang ini masyarakat bisa mengajukan permohonan secara online. Bayar semua juga secara on-line. Tapi masyarakat kebanyakan tidak mau repot-repot sehingga cenderung percaya pada oknum-oknum yang tidak jelas dengan iming-iming mudah dan cepat," imbaunya. (*)

Berita TTS Terkini

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved