Breaking News:

Berita Flores Timur

PNS Bolos Kerja Akan Diberhentikan, Begini Tanggapan Sekda Flotim

Presiden Joko Widodo menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil ( disiplin PNS)

Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/AMAR OLA KEDA
Sekda Flores Timur, Paulus Igo Geroda 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Amar Ola Keda

POS-KUPANG.COM, LARANTUKA- Presiden Joko Widodo menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil ( disiplin PNS). Ketentuan itu tertuang dalam PP Nomor 94 Tahun 2021 yang diteken Jokowi pada 31 Agustus 2021.

PP tersebut mengatur soal kewajiban dan hal-hal yang dilarang dilakukan oleh PNS, termasuk hukuman disiplin bagi pegawai yang melanggar.

Setidaknya, terdapat 17 hal yang menjadi kewajiban PNS, salah satunya masuk kerja dan menaati jam kerja. PNS yang bolos 10 hari berturut-turut tanpa kejelasan bisa diberhentikan.

Selain itu, PNS dalam 1 tahun tidak bekerja selama 28 hari (akumulatif) tanpa alasan jelas, juga bisa diberhentikan.

Baca juga: Presiden Jokowi Keluarkan PP Disiplin PNS, Bupati Malaka Sebut Perlu Dicermati Dulu

PP ini dinilai lebih tegas dibanding PP Nomor 53 Tahun 2010 yang sanksinya berupa penundaan kenaikan gaji dan pangkat.

Menanggapi hal itu, Sekda Flores Timur, Paulus Igo Geroda mengaku belum bisa berkomentar banyak karena PP terbaru belum diberlakukan.

"Kita lihat dulu nanti, apakah beda dengan PP sebelumnya atau seperti apa. Kalau sudah diberlakukan, kami siap terapkan," ujarnya kepada wartawan, Rabu 15 September 2021.

Menurut dia, sebelum adanya PP Nomor 94 2021, pihaknya memberlakukan PP Nomor 53 Tahun 2010 tentang disiplin PNS.

Baca juga: Jokowi Terbitkan PP 94 Tahun 2021Tentang Disiplin PNS, Sekda Boni: Kami Akan Terapkan 

"Bagi PNS yang melanggar disiplin, kita berikan teguran lisan maupun tertulis dari OPD masing-masing. Pimpinan OPD kemudian menyurati bupati. Bupati lalu memberi perintah untuk melakukan pemeriksaan. Tentu ada saran atas tindakan sesuai pelanggaran. Itu sudah dilakukan selama ini. Sanksinya, seperti tunda kenaikan pangkat dan hukuman lainnya sesuai hasil penelusuran," katanya.

Ia menambahkan, untuk di Flores Timur, PNS yang melanggar disiplin seperti bolos kerja, belum ada yang diberhentikan, karena masih pelanggaran ringan.

"Kalau untuk sanski pemberhentian hanya kepada 10 ASN tipikor yang sudah berkekuatan hukum tetap," tandasnya. (*)

Baca Berita Flores Timur Lainnya

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved