Breaking News:

Berita Manggarai

Laksanakan PTMT, SMPN 2 Langke Rembong Punya Satgas Penanganan Covid-19

memberikan pembelajaran secara daring untuk siswa pada Rombel yang tidak mengikuti pembelajaran tatap muka.

Penulis: Robert Ropo | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/ROBERT ROPO
Para siswa di SMPN 2 Langke Rembong mengikuti PTMT. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM, RUTENG--Pihak Lembaga SMP Negeri 2 Langke Rembong, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT).

PTMT itu dilaksanakan merespon Instruksi Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Manggarai.

Kepala SMP Negeri 2 Langke Rembong, Drs Yakobus Muna Kantor, menyampaikan itu kepada POS-KUPANG.COM, Rabu 15 September 2021.

Yakobus mengaku, pihaknya merasah bersyukur dan menyampaikan terima kasih dengan diijinkan untuk PTMT dimana pihaknya bisa berhadapan langsung dengan para siswa.

Meski demikian sebelum kegiatan PTMT itu berjalan, kata Yakobus, pihaknya memaksimalkan tugas dari Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 tingkat sekolah.

Adapun Satgas Covid-19 telah dibentuk oleh pihaknya berdasarkan Surat Keputusan Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Langke Rembong Nomor :734/124.29/SMP.2/KS/VII/2021 tentang Pembentukan Tim Gugus Tugas Kewaspadaan dan Pencegahan Penyebaran Covid-19 pada Lingkup SMP Negeri 2 Langke Rembong Tahun Pelajaran 2021/2022.

Baca juga: KASAL Pantau Vaksinasi di Lanal Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat

Satgas Covid-19 tingkat sekolah ini, sudah dibentuk pada awal tahun pelajaran 2021/2022. Sehingga pada waktu pembelajaran daring pihaknya sudah menjalankannya dan pada saat pembelajaran tatap muka pihaknya tinggal memaksimalkan dengan baik.

Kata dia, tugas Satgas Covid-19 tingkat sekolah untuk menyiapkan lingkungan, fasilitas dan sarana prasarana seperti tempat dan air untuk mencuci tangan, thermo gun dan hand sanitizer. Selain itu mengatur protokol kesehatan bagi siswa secara ketat selama PTMT.

"Satgas setiap hari mengontrol siswa kalau siswa masuk sekolah wajib memakai masker dan wajib mengatur jarak, kemudian dilakukan ukur suhu tubuh dengan thermo gun, setelah itu siswa disuruh mencuci tangan lalu dipersilahkan masuk kelas,"jelas Yakobus.

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved