Breaking News:

Tips Sehat

Kenali Gejala dan Penyebab Penyakit Herpes, Perempuan Lebih Beresiko Terkena

Perempuan lebih berisiko terkena penyakit Herpes. Yuk kenali gejala dan juga penyebab penyakit herpes.

Editor: Eflin Rote
Shutterstock
Ilustrasi penyakit herpes 

Stadium primer terjadi pada hari ke-2 hingga ke-8 setelah terjadinya infeksi herpes. Gejala yang muncul pada fase ini adalah blister, vesikel, atau ruam lepuh pada kulit yang berukuran kecil dan terasa sakit.

Blister biasanya berisi cairan berwarna bening atau keruh. Blister dapat pecah sehingga menimbulkan luka terbuka. Daerah di sekitar blister juga akan berwarna kemerahan.

Stadium laten
Pada stadium ini, blister dan luka yang sebelumnya muncul akan mereda. Namun, pada fase ini, virus sedang berkembang dan menyebar ke saraf dekat saraf tulang belakang yang ada di bawah kulit.

Stadium peluruhan
Virus mulai berkembang biak pada ujung saraf organ tubuh. Jika ujung saraf yang terinfeksi terletak pada organ tubuh yang menghasilkan cairan, seperti testis atau vagina, maka virus herpes dapat terkandung dalam cairan tubuh seperti air mani dan lendir vagina. Biasanya, pada fase ini, penderita tidak mengeluhkan gejala khusus.

Stadium rekurensi (muncul kembali)
Pada stadium ini, blister pada kulit yang terjadi di stadium primer dapat muncul kembali, tapi biasanya tidak separah lepuhan dan luka yang sebelumnya. Gejala lain yang bisa timbul pada stadium rekurensi ini adalah gatal, kesemutan, dan nyeri di daerah infeksi pada stadium pertama.   

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, gejala atau keluhan saat terinfeksi virus herpes bisa bervariasi, tergantung pada fase yang sedang terjadi, jenis virus yang menginfeksi, dan bagaimana sistem kekebalan tubuh penderita.

Perlu diingat, bahwa tidak semua penderita herpes akan mengalami gejala yang sama.

Pada beberapa orang, kondisi ini kadang tidak menimbulkan gejala apa pun.

Saat mengalami infeksi virus herpes, akan muncul gejala umum penyakit infeksi.

Beberapa gejala atau keluhan tersebut adalah:

Demam

Kelelahan

Sakit kepala

Nyeri otot

Penurunan nafsu makan

Pembengkakan kelenjar getah bening

Selanjutnya, akan muncul gejala sesuai dengan jenis virus herpes yang menginfeksi dan lokasi atau bagian tubuh yang terinfeksi. Pada infeksi HSV 1 atau herpes oral, gejala akan timbul pada mulut dan area di sekitarnya. Gejala yang dapat muncul adalah:

Nyeri, gatal, rasa terbakar atau ditusuk pada tempat infeksi

Blister, yaitu lesi kulit seperti melepuh berukuran kecil dan berwarna abu kemerahan yang dapat pecah dan mengering dalam beberapa hari

Blister yang pecah dapat menimbulkan luka dengan rasa nyeri sehingga bisa mengganggu proses makan
Untuk penderita infeksi HSV 2 atau herpes genital, beberapa gejala yang umumnya dialami adalah:

Pembengkakan pada kulit kelamin atau area di sekitarnya yang terasa gatal, nyeri, dan disertai sensasi terbakar

Luka yang menyakitkan pada kemaluan, pantat, anus, atau paha

Sakit pada saat buang air kecil

Keluarnya cairan dari vagina

Kulit penis kering, perih, dan gatal   

Sedangkan saat terinfeksi herpes zoster virus yang menyebabkan cacar air, akan muncul ruam kulit berisi cairan ( vesikel ) yang gatal. Ruam cacar air ini akan tersebar di seluruh tubuh.

Jika penderita cacar air yang sudah sembuh kemudian mengalami herpes zoster, akan muncul keluhan dan gejala, seperti rasa nyeri, panas, yang diikuti dengan munculnya lepuh, pada kulit di salah satu sisi bagian tubuh.

Berita Gejala Penyakit lainnya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved