Breaking News:

Berita Belu

Dua Lagi Pasien Covid-19 Belu Meninggal

Mereka dirawat di RSUD Atambua, Rumah Sakit Sito Husada dan Rumah Sakit Tentara. 

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/TENI JENAHAS
Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, Sp.PD. 

Laporan Reporter POS KUPANG. COM, Teni Jenahas

POS KUPANG. COM, ATAMBUA--Dua lagi pasien COVID-19 di Kabupaten Belu meninggal dunia, Selasa 14 September 2021. Pasien meninggal setelah menjalani perawatan beberapa hari di rumah sakit.

Ini merupakan kasus meninggal kelima dalam September 2021.

Kasus pertama terjadi 1 September 2021, kemudian Senin 6 September, Senin 13 September dan 14 September dua kasus meninggal. Total pasien COVID-19 yang meninggal menjadi 38 orang. 

Data kasus meninggal dilaporkan Satgas Penanganan Covid-19 , Selasa 14 September 2021, pukul 20.00 Wita.

Data ini merupakan hasil pemantauan update monitoring dari Dinas Kesehatan, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, 17 Puskesmas dan empat Rumah Sakit di Kabupaten Belu. 

Baca juga: Pemerintah Belu Bersyukur Ada NGO Tangani Masalah HIV-AIDS

Satgas Covid-19 juga melaporkan, jumlah pasien dirawat saat ini sebanyak 10 orang. Mereka dirawat di RSUD Atambua, Rumah Sakit Sito Husada dan Rumah Sakit Tentara. 

Pasien yang dilakukan karantina terpusat sebanyak 5 orang, isolasi mandiri 113 orang. Kasus aktif 128 orang. Total pasien sembuh 1.459 orang dari jumlah orang terkonfirmasi 1.625 orang. 

Sedangkan jumlah warga Kabupaten Belu yang telah menerima vaksin dosis satu sebanyak 48.178 orang atau 34,1 persen. Sedangkan dosis dua sebanyak 27.991 orang atau 19,8 persen.

Total sasaran vaksin sebanyak 141.335 orang. Jumlah ini mencakup seluruh kategori yaitu, tenaga kesehatan, pelayan publik, lansia, masyarakat dan guru. 

Baca juga: Luar Biasa, Sebelum Ikut Sidang PBB di Amerika Serikat, BTS Bertemu Presiden Moon Jae-in

Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, Sp. PD mengatakan, pemerintah terus menggenjot vaksinasi, baik dilakukan secara reguler di puskesmas-puskesmas maupun vaksinasi yang dilakukan secara momentum oleh stakeholder seperti partai politik, PKK dan TNI-Polri. 

Pemerintah menargetkan pada Desember  2021, jumlah penduduk Belu yang menerima vaksin mencapai 70-80 persen. (*)

Berita Belu Terkini

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved