Breaking News:

China Kerap Terganggu Armada AS di Laut China Selatan, Kini Giliran Laut Amerika Diterobos China

Masuknya kapal-kapal perang Amerika kerap membut China meradang, namun tak berani menganggu militer Amerika tersebut

Editor: Alfred Dama
via kontan.co.id
Kapal induk Liaoning milik Angkatan Laut China. 

POS KUPANG.COM -- Hingga kini kapal-kapal perang mulai kapal perusak berpeluruh kendali hingga kapal induk sering wara wiri di Laut China Selatan

Kapal-kapal dari Angkata Laut Amerika Serikat itu tak peduli dengan klaim 90 persen wilayah yang kaya dengan sumber daya alam itu

Masuknya kapal-kapal perang Amerika kerap membut China meradang, namun tak berani menganggu militer Amerika tersebut

Kerap merasa terganggu, kinin giliran kapal-kapal China yang mendekati wilayah Amerika

Baca juga: Setelah Insiden Laut China Selatan, Amerika Serikat Butuhkan Kehadiran Pasifik yang Berkelanjutan

Kini Ketegangan antara China dan Amerika Serikat (AS) terus meningkat.

Selain persaingan kekuatan adidaya, kedua negara juga unjuk gigi di perairan internasional.

Laut China Selatan menjadi panggung persaingan keduanya.

Awal bulan ini, AS mengirimkan kru penyerang Carl Vinson Carrier Strike Group (VINCSG) ke Laut China Selatan pertama kalinya selama pengiriman kelompok tersebut di tahun 2021.

Kelompok penyerang itu melakukan operasi keamanan maritim, termasuk operasi penerbangan dan latihan serangan maritim.

Baca juga: Komandan Kapal Induk Amerika Serikat Menegaskan Kebebasan Navigasi di Laut China Selatan

Laksamana Muda Dan Martin, komandan VINCSG mengatakan: "Kebebasan dari semua negara untuk berlayar di perairan internasional sangatlah penting, dan terutama penting di Laut China Selatan, di mana hampir sepertiga transit perdagangan maritim global terjadi setiap tahunnya.

Halaman
1234
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved