Breaking News:

Berita Ngada

Bank NTT Bajawa Bantu Uang Rp 10 Juta Untuk Anak Yatim Piatu Korban Banjir Bandang Malapedho

di Kampung Malapedho berupa beras sebanyak 350 kilo gram, mie instant 100 dus, satu lusin selimut, dan 2 karung gula.

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Bupati Ngada, Andreas Paru saat menyerahkan bantuan uang kepada kedua anak yatim piatu di Penginapan Aryanth Aimere, Selasa 14 September 2021.  

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM, BAJAWA-Bank NTT Cabang Bajawa memberikan bantuan uang senilai Rp. 10 juta untuk kedua anak yatim piatu korban bencana banjir bandang di Kampung Malapedho, Desa Inerie, Kecamatan Inerie, Kabupaten Ngada.

Bantuan tersebut diberikan untuk membantu membiayai kelanjutan pendidikan kedua anak yatim piatu yang merupakan korban bencana alam banjir bandang beberapa waktu lalu.

Bantuan uang tersebut diserahkan oleh Bupati Ngada, Andreas Paru setelah membuka kegiatan diklat pariwisata tentang pelaksanaan tata kelolah bisnis dan pemasaran di Penginapan Aryanth Aimere, Selasa 14 September 2021.

Kepada Pos Kupang, Kepala Bank NTT Cabang Bajawa Lorenso Andri Bere Mau menjelaskan, bantuan uang tersebut merupakan bentuk kepedulian dari Bank NTT kepada kedua anak yatim piatu, korban bencana banjir bandang di Malapedho.

Bantuan itu diberikan untuk membantu membiayai pendidikan kedua yatim piatu korban bencana banjir bandang yang menelan tiga korban jiwa tersebut.

Baca juga: Diberhentikan Bupati Ngada, Dewan Pengawas PDAM Sebut Bupati Kangkangi Keputusannya Sendiri

Apalagi, kata Lorenso, sampai sekarang ini, ayah dari kedua anak yatim piatu tersebut yakni Mikhael Jekot (40) belum ditemukan.

"Kami berharap bantuan yang diberikan ini dapat digunakan sebaik-baiknya untuk membiayai keberlanjutan pendidikan kedua anak yatim piatu di Malapedho," ungkapnya.

Lorenso menambahkan, sebelumnya, bank NTT juga sudah membantu para korban bencana alam banjir bandang di Kampung Malapedho berupa beras sebanyak 350 kilo gram, mie instant 100 dus, satu lusin selimut, dan 2 karung gula.

"Kami serahkan bantuan itu pada tanggal 4 September 2021, sehari setelah kejadian bencana alam tersebut," tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Lorenso juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati Ngdaa yang sudah mendukung bank NTT. (*)

Berita Ngada Terkini

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved