Breaking News:

14 Juta Warga Afganistan Diambang Kelaparan, Taliban Dapat Bantuan Rp 17 T, Malah Mintah AS Tambah

Selama 20 tahun berperang melawan Amerika Serikat dan sekutuh, kini kelompok militan itu harus berjuang lagi melawan kemiskinan di negara yang syarat

Editor: Alfred Dama
Tribunnews.com
Pejuang Taliban berjaga-jaga di sepanjang jalan di Herat, Afghanistan. Ini dilakukan setiap hari sejak 14 Agustus 2021. Saat ini, Hashmat Ghani, adik kandung Presiden Afghanistan Ashraf Ghani, telah berbalik haluan mendukung Taliban. 

POS KUPANG.COM -- Pemerintahan Afganistan yang kini dimpimpin Taliban kini harus menghadapi kenyataan baru

Selama 20 tahun berperang melawan Amerika Serikat dan sekutuh, kini kelompok militan itu harus berjuang lagi melawan kemiskinan di negara yang syarat konflik itu

Kini, sebanyak 14 juta warga Afganitsan terancam kelaparan akibat krisis hebat pada ketersediaan makanan

Sejumlah negara dan PBB sudah menjanjikan akan membantu dengan total nilai hingga Rp 17 triliun

Namun, pihak Taliban merasa masih kurang dan masih butuh lebih banyak lagi. Kekurangan itu dimintah pada Amerika Serikat

Baca juga: Pejuang Taliban Cambuk Wanita Afghanistan yang Protes Pemerintah Sementara yang Semuanya Laki-laki

Secara resmi Afghanistan jatuh ke tangan Taliban.

Bahkan kelompok itu siap meresmikan pemerintahan baru Afghanistan.

Karena Afghanistan jatuh ke tangan Taliban, ada kekhawatiran masyarakat setempat semakin menderita.

Ini karena Taliban mengusai semua dana bantuan darurat yang sebelumnya ditujukan kepada warga Afghanistan.

Dilansir dari dailymail.co.uk pada Rabu (15/9/2021), Taliban berterima kasih kepada dunia karena memberikan lebih dari satu miliar dolar dana bantuan darurat ke Afghanistan.

Halaman
1234
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved