Breaking News:

Berita Kupang

HFHI dan WVI Bangun Rumah Warga di Kabupaten Kupang Terdampak Seroja

Yayasan Habitat Kemanusiaan Indonesia (Habitat For Humanity Indonesia - HFHI) adalah lembaga kemanusiaan nirlaba yang bergerak di perumahan rakyat ber

Editor: Ferry Ndoen
Istimewa
Bupati Kupang, Korinus Masneno (baju putih) saat meletakan batu pertama. 

Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM | KUPANG- Yayasan Habitat Kemanusiaan Indonesia (Habitat For Humanity Indonesia - HFHI) adalah lembaga kemanusiaan nirlaba yang bergerak di perumahan rakyat berpenghasilan rendah, selama 24 tahun terakhir telah melayani lebih dari 160.000 keluarga dari 18 provinsi.

HFHI yang berkolaborasi dengan Wahana Visi Indonesia (WVI) hadir di Nusa Tenggara Timur sebagai respons terhadap pemulihan pasca badai seroja pada april 2021 lalu, berkomitmen bersama pemerintah dan masyarakat setempat melaksanakan program pengembangan hunian sebagai upaya pemulihan bagi masyarakat NTT yang terdampak badai seroja.

Untuk Kabupaten Kupang rencananya akan dibangun 97 unit rumah dan merenovasi 20 unit rumah, teruntuk keluarga yang kehilangan rumah akibat bencana seroja di 3 lokasi berbeda yaitu Naibonat, Oesao dan Takari.

Kegiatan ground breaking program pengembangan hunian penyintas siklon seroja di kabupaten Kupang digelar di Kelurahan Naibonat Kecamatan Kupang Timur tepatnya di RT 02/RW 01, Selasa 14 September 2021.

Bupati Kupang Korinus Masneno dalam keterangannya, sangat mengapresiasi kerja HFHI dan WVI. Ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada kedua lembaga ini, terutama bagi warga di 
kabupaten Kupang.

"Masyarakat kehilangan rumah akibat badai seroja di Kelurahan Naibonat, Oesao dan Takari. Atasnama pemerintah daerah, Bupati Korinus bersyukur atas kasih Tuhan lewat kedua lembaga tersebut, dengan kesiapannya membangun rumah layak huni serta merenovasi rumah yang dianggap tidak layak," katanya.

Ia menyebut, badai itu telah berlalu tetapi  dampaknya masih terasa hingga saat ini. Korinus mengaku, pemkab juga berupaya semampu untuk membantu dan  memberikan yang terbaik buat masyarat.

"Berapapun nilainya, apapun hasilnya,  tetap bijak lakukan yang terbaik. Meskipun ada kritikan," ucap Korinus.

Acara ini ditandai dengan penandatanganan MoU antar pihak terkait, dilanjutkan dengan peletakan batu pertama pembangunan rumah oleh Bupati Kupang, HFHI dan WVI.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved