Breaking News:

Berita Kupang

BPTP NTT Bersama Dua Kelompok Tani di Kelurahan Naibonat Gelar Panen Bersama 

Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) NTT melakukan kegiatan panen dan temu lapang bersama Kelompok Tani di Kel. Naibonat yakni Kelompok Tani Fa

Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM/RAY REBON
Kegiatan panen bersama Kantor BPTP NTT dan kelompok tani di Kelurahan Naibonat, Senin 13 September 2021. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM/Ray Rebon 

POS-KUPANG.COM | KUPANG-- Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) NTT melakukan kegiatan panen dan temu lapang bersama Kelompok Tani di Kel. Naibonat yakni Kelompok Tani Fajar Timur dan Trisakti.

Pantauan Pos-Kupang.Com, Senin 13 September 2021, dihamparan persawahan seluas 0,5 ha yang terletak di kelurahan Naibonat, Kab Kupang, Kepala BPTP NTT di dampingi para staf beserta Kadis Pertanian Kab Kupang dan Lurah Naibonat bersama-sama melakukan simbolis panen aneka jenis sayuran bersama para anggota dari kedua kelompok tani tersebut.

Selain melakukan panen bersama dengan cara simbolis, dalam kegiatan tersebut pun diikuti proses diskusi antara Kepala BPTP, Kadis Pertanian Kab Kupang, Lurah dan para anggota Kelompok Tani.

Dampak dari proses diskusi tersebut, semua anggota kelompok tani mendapat pencarahan dari Kepala BPTP NTT maupun Kadis Pertanian Kab Kupang terkait keluhan yang dialami oleh petani saat ini yakni masalah air dan pupuk.

Baca juga: Beri Kuliah Umum di Stiper FB, Bupati Ngada Minta Mahasiswa Dukung Program Tante Nela Paris

Kepala BPTP NTT, Dr. Procula Rudlof Matitaputy pada kesempatan itu menjelaskan bahwa kegiatan aneka tanaman sayuran ini merupakan kegiatan perbatasan oleh BPTP.

"Kegiatan tanaman sayuran ini adalah kegiatan perbatasan yang harus kami lakukan di beberapa kabupaten yang langsung berbatasan dengan negara tetangga," ujar dia

Kegiatan perbatasan, merupakan inti dari membantu wilayah-wilayah perbatasan itu dapat berkembang, karena selama ini masalah yang diperoleh adalah minimnya inovasi, bagian pertaniannya kurang berkembang, kesejahteraan warganya rendah dan lain-lain.

Oleh sebab itu, melanjutkan instruksi Presiden RI, Jokowi untuk melaksanakan program pertanian dari daerah/ wilayah pedalaman atau pinggiran.

"Berdadasarkan nawacita Pak Presiden bahwa, kita membangun pertanian dimulai dari wilayah pinggiran atau wilayah yang langsung berbatasan dengan negara tetangga," ujar dia

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved