Breaking News:

Berita TTU

Petani Hortikultura di Kabupaten TTU Keluhkan Proses Pemasaran Hasil Produksi

Petani Hortikultura di Kabupaten TTU Keluhkan Proses Pemasaran Hasil Produksi

Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Kanis Jehola

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon

POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU- Seorang petani Hortikultura asal Desa Fatuneno, Kecamatan Miomaffo Barat, Kabupaten TTU Provinsi NTT bernama Yustina Tafin Kosat menjelaskan, pihaknya dapat memproduksi hasil tanaman holtikultura dengan kualitas yang cukup baik.

Meskipun begitu, para petani mengalami kesulitan ketika hendak memasarkan hasil panen tanaman holtikultura tersebut.

"Tetapi pasar ini yang selalu menjadi kendala. Nah pertama, jaringan pasar itu tidak ada. Kita tergantung kepada pengusaha. Tentunya harga itu ditentukan oleh pengusaha," jelasnya pasca mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis "Pengolahan dan Pemasaran Hasil Holtikultura" di Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara, Sabtu, 11/09/2021.

Selain itu, produk yang dihasilkan oleh para petani Holtikultura di TTU harus bersaing dengan produk lain yang diimpor dari luar wilayah Kabupaten TTU.

Baca juga: Gelar Bimtek di Kabupaten TTU Ansi Lema Minta Kepala Daerah Bangun Sinergisitas dengan DPR RI

Para petani Holtikultura Kabupaten TTU, lanjut Yustina, memiliki harapan besar terhadap pihak Dinas Pertanian Kabupaten TTU untuk terus mendorong para petani di TTU dalam meningkatkan produksi.

Di sisi lain juga pihaknya mengharapkan adanya peraturan yang dibuat oleh pemerintah untuk menekan impor komoditi dari luar wilayah Kabupaten TTU.

"Sehingga, Komoditi lokal yang dihasilkan oleh petani itu, mempunya harga jual di pasaran," tukasnya.

Ia menambahkan, hasil komoditi lokal yang menjadi andalan di Kecamatan Miomaffo Barat adalah; bawang putih, kentang, kacang merah, dan wortel.

Baca juga: Formasi CPNS Tenaga Teknis Jabatan Ahli Pratama Medik Premier di Kabupaten TTU Nihil Pelamar

Sejauh ini pemasaran hasil tanaman masih seputar kawasan Kabupaten TTU dan sebagian kecil di pasar Atambua. (*)

Baca Berita TTU Lainnya

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved