Breaking News:

Johni Asadoma Motivasi Tim Tinju NTT. Yakin NTT Bisa Capai Prestasi Tinggi

Dia berharap pengurus, pelatih dan atlet memiliki tekad yang kuat untuk menjadi yang terbaik di Indonesia.

Penulis: Sipri Seko | Editor: Sipri Seko
Istimewa
Irjen Pol Johni Asadoma pose bersama tim tinju NTT di Kupang, Sabtu (11/9). 

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Mantan Ketua PB Pertina, Irjen Pol Johni Asadoma memantau pemusatan latihan (TC) tim tinju NTT di Aula Komodo Dinas P dan K NTT, Sabtu (11/9). Tim tinju NTT yang akan diberangkatkan ke PON XX 2021 Papua sebanyak sepuluh atlet.

Hadir pada kesempatan itu Ketua Pengprov Pertina NTT, Samuel Haning, Manager Tinju NTT, Elisabeth Haning, Sekretaris Pengprov Pertina NTT, David Selan, para pelatih, atlet dan pengurus lainnya.

Johni yang juga pernah memperkuat tim tinju NTT di berbagai event nasional maupun internasional pada kesempatan itu memotivasi para atlet NTT. Johni mengatakan, potensi tinju NTT adalah salah satu yang terbaik di NTT. Untuk itu, dia berharap pengurus, pelatih dan atlet memiliki tekad yang kuat untuk menjadi yang terbaik di Indonesia.

Johni yang pernah bertanding atas nama Indonesia di Olimpiade ini mengatakan, menjadi seorang atlet juara harus disiplin, berlatih keras dan yang terutama adalah selalu mengandalkan Tuhan.

"Harus berlatih dengan keras. Saya juga pernah menjadi atlet sehingga tahu bagaimana hasil dari latihan yang keras. Latihan hari ini, akan besar manfaatnya di masa depan," kata Asadoma.

Asadoma usai kunjungan tersebut juga mengadakan silaturahim dengan para mantan atlet NTT. Dia berharap, para mantan atlet baik yang sudah menjadi pelatih maupun belum, harus terus memberikan motivasi kepada para atlet yang akan berlaga di PON untuk berprestasi.

Samuel Haning pada kesempatan itu menjelaskan, di PON Papua, NTT akan membawa sepuluh atlet. Para atlet ini, kata Haning, terdiri dari enam putri dan empat putra. Target yang dicanangkan oleh KONI NTT kepada tim tinju adalah minimal meraih dua medali emas.

"Kami ditargetkan oleh KONI agar minimal bisa meraih dua medali emas. Dengan komposisi atlet dan pelatih yang adan, saya sangat yakin NTT akan bisa mencapai target tersebut," kata Samuel Haning.

Dia menjelaskan, sejak bulan lalu, tim tinju NTT sudah melakukan pemusatan latihan. Semua atlet dari daerah dikumpulkan dan diinapkan di New Sasando Internasional Hotel. Dia juga mengatakan, telah bekerjasama dengan pakar olahraga, Dr. Johni Lumba dalam rangka penyusunan program latihan.

"Terima kasih atas kunjungan Bapak Jenderal. Dengan semangat dan motivasi yang diberikan ini, semoga tinju NTT kembali berjaya di Indonesia," kata Haning.

Pelatih NTT, Hermensen Ballo juga mengucapkan terima kasih atas kunjungan tersebut. Dia mengatakan, Johni Asadoma adalah legenda tinju Indonesia yang selalu menjadi panutan bagi para pelatih maupun atlet.

"Terima kasih Bapak Jenderal yang telah hadir dalam sesi latihan dan sparing tim tinju NTT. Pak Johni adalah motivator ulung buat kami agar mampu berprestasi hebat di Papua nanti. Semoga Pak Johni tetap menjadi kebanggaan kami selamanya," kata salah satu legenda tinju Indonesia ini.

"Walau dengan kesibukan yang luar biasa sebagai Kadivhub Inter Polri, tapi karena kecintaannya terhadap tinju NTT, dia menyempatkan diri datang mengunjungi kami. Terima kasih Pak Jenderal. Terima kasih atas dukungan ini," kata Hermensen Ballo.

Pada kesempatan itu juga dilakukan sparing atau uji tanding. Sparing diawali dengan pertandingan segitiga sebanyak empat ronde antara Sandu Calvin (48), Enjelin Niis (45) dan Yudith Maunino (51). Selanjutnya antara Serlyn Kase (54), Erniati Ngongo (60) dan Imaculata Loda (64).

Sparing ini dipandu oleh tim wasit Pengprov Pertina NTT. Hadir juga tim medis, dr. Nyoman Sasputra. **

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved