Breaking News:

Berita Kota Kupang

334 Peserta P3K di NTT Ikuti Swab Antigen Sebelum Tes SKD

Peserta seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja ( PPPK) Provinsi NTT dan Kota Kupang, mengikuti tes antigen di SMAN 3 Kupang

Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/IRFAN HOI
Salah seorang peserta sedang melakukan tes antigen 

Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Peserta seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja ( PPPK) Provinsi NTT dan Kota Kupang, mengikuti tes antigen di SMAN 3 Kupang, Minggu 12 September 2021 sebelum menjalani seleksi komptensi dasar (SKD) hari ini.

Tes antigen dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kota Kupang dengan penanggung jawab Puskesmas Oebobo.

Sebanyak 334 orang peserta mengikuti tes antigen, juga bagi peserta yang belum divaksin, maka langsung diberikan pelayanan vaksin. 334 peserta ini akan mengikuti ujian di dua lokasi, yaitu SMAN 3 Kupang dan SMKN 1 Kupang.

Bagi peserta yang jadwal SKD pada hari berikutnya, akan mengikuti tes antigen pada Senin, hari ini. Total keseluruhan peserta seleksi P3K sebanyak 1.400 orang.

Baca juga: 10 Pertanyaan Terkait Seleksi PPPK 2021, Pendaftaran Ditutup

Kepala Bidang Penanggulangan dan Pencegahan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Kupang, Tiurmasari E Saragih, mengatakan, pelaksanaan tes P3K yang dilakukan secara nasional, yang diturunkan dalam program rekrutmen P3K, guru mulai TK, PAUD sampai SMA/SMK.

Tiurmasari mengatakan, Dinas Kesehatan Kota Kupang mendapatkan tugas untuk memenuhi persyaratan dari peserta agar mereka bisa mengikuti ujian.

"Karena syarat yang harus dilengkapi peserta yaitu dengan swab antigen dan vaksinasi. Untuk itu, Dinas Kesehatan membantu agar peserta bisa melengkapi persyaratan," katanya.

Dia menjelaskan, kegiatan ini akan dilakukan sampai Jumat 17 September 2021, pekan ini. Swab antigen dilakukan sehari sebelum tes atau seleksi.

Baca juga: Ini Link Resmi BKN untuk Mengecek Jadwal dan Lokasi Ujian SKD CPNS 2021 dan PPPK 2021

Secara prosedur kesehatan, kata Tiurmasari, jika saat melakukan tes ada yang terkonfirmasi positif, maka langsung ditangani. Jika tidak bergejala atau bergejalan ringan, maka melakukan isolasi mandiri, sampai 15 hari ke depan, barulah akan mengikuti tes sesuai dengan jadwal yang ditentukan panitia.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved