Breaking News:

Berita Manggarai Timur

TRIBUN WIKI: Pesona Gereja Tua Lengko Ajang, Bangunan Berarsitektur Eropa

TRIBUN WIKI: Pesona Gereja Tua Lengko Ajang, Manggarai Timur, Bangunan Berarsitektur Eropa

Penulis: Robert Ropo | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/ROBERT ROPO
Gereja Katolik Tua Lengko Ajang, Manggarai Timur 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM | BORONG - Kabupaten Manggarai Timur menyimpan begitu banyak obyek wisata yang memiliki daya tarik tersendiri. Selain wisata alam, wisata budaya dan wisata bahari, Manggarai Timur juga memiliki obyek wisata religi salah satunya gereja tua Lengko Ajang.

Sejarah gereja tua Lengko Ajang sendiri, disebut tidak bisa lepas dari sejarah penyebaran agama katolik di Manggarai dan Pulau Flores Umumnya. Misionaris katolik pertama kali masuk ke wilayah Manggarai pada tahun 1911 melalui jalur laut.

Mereka adalah para pastor Jesuit dari Batavia yang menyeberangi lautan menggunakan kapal kayu untuk mencari daerah misi baru. Kedatangan mereka tiba di pantai Utara Reok, Kabupaten Manggarai saat ini.

Pada tahun yang sama, para misionaris ini membaptis 3 orang Manggarai pertama menjadi agama katolik di Reok. Kemudian setelah itu penyebaran agama katolik dari pantai Utara hingga ke pedalaman Manggarai termasuk di Lengko Ajang, Kelurahan Golo Wangkung, Kecamatan Congkar, Kabupaten Manggarai Timur saat ini.

Baca juga: Pencarian Hari Ketiga Maksimus, Korban Banjir di Manggarai Timur Masih Hasilnya Nihil

Gereja Lengko Ajang merupakan gereja Katolik tertua di Kabupaten Manggarai Timur dan menjadi salah satu gereja tertua di Keuskupan Ruteng. Gereja ini dibangun sekitar tahun 1926 oleh Pater Wilhelmus Jansen, SVD dan merupakan peninggalan Misionaris asal Belanda yang menyebar hampir ke seluruh daratan Flores.

Semenjak dibangun gereja ini menjadi sebuah paroki dan menjadi pusat kegiatan keagamaan bagi umat di Lengko Ajang dan sekitarnya. Gereja Lengko Ajang memiliki nama pelindung St Theresia.

Geraja Tua Lengko Ajang, membawa keindahan tersendiri bagi pengunjung, sebab bangunan gereja ini sangat unik dibangun dengan menggunakan arsitektur Eropa berpadu dengan kerarifan lokal Manggarai.

Terlihat bangunan gereja Lengko Ajang berbentuk traditional gothic, dengan bentuk kubah dan bergaya runcing. Bangunan ini menggambarkan perpaduan yang asri antara arsitektur Eropa dengan rumah adat Manggarai atau disebut mbaru gendang.

Baca juga: Bupati Manggarai Timur, Sabet Penghargaan Dalam Ajang Visionary Leader 2021

Bangunan gereja ini berbentuk bundar dan atapnya runcing menyerupai bangunan Eropa dan rumah gendang orang Manggarai. Semakin menggoda Anda ketika terlihat kontruksi tiang penopang atap pada bagian kubuh utama menyerupai sarang laba-laba pada rumah gendang.

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved