Breaking News:

Dengan Tower Bersama Group dan Filantra

Dinkes Fasilitasi Vaksinasi di Gereja GMIT Jemaat Shalom Tuanilius dan Betel Oesapa Tengah

Tower Bersama Group (TBG) dan Filantra memfasilitasi vaksinasi bagi jemaat di Gereja GMIT Shalom Tuanilius Kolhua. Sebanyak 285 jemaat divaksin oleh

Penulis: Sipri Seko | Editor: Sipri Seko
pos kupang/sipri seko
Dinkes fasilitasi vaksinasi di gereja Syalom Kolhua 

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Dinas Kesehatan, Kependudukan dan Pencatatan Sipil NTT bekerjasama dengan Tower Bersama Group (TBG) dan Filantra memfasilitasi vaksinasi bagi jemaat di Gereja GMIT Shalom Tuanilius Kolhua. Sebanyak 285 jemaat divaksin oleh tim vaksinator dari RSJ Naimata.

Koordinator vaksinasi, dr. Debby Veronika Abineno mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya percepatan vaksinasi masyarakat sesuai instruksi Presiden Jokowi. Dinas Kesehatan, kata dr. Debby, sebagai fasilitator terus berusaha menggandeng berbagai pihak dan lembaga pemerintah dan non pemerintah yang ingin mengadakan acara vaksinasi, menimbang cakupan vaksinasi COVID-19 kota Kupang tahap 1 baru mencapai 60,9 % dan vaksin tahap 2 baru mencapai 38,6 %.

Dia mengatakan, saat ini pihaknya menyasar semua kelompok masyarakat, termasuk sekolah, kampus hingga gereja. Sebelumnya, katanya, pada Jumat (10/9), pihaknya melaksanakan vaksinasi di Gereja Betel Oesapa Tengah. Di Oesapa Tengah, ujarnya, pihaknya memvaksinasi 250 jemaat di sana.

"Hari ini, kami targetkan untuk vaksinasi dosis pertama bagi jemaat di sini. Puji Tuhan, masyarakat sangat antusias untuk datang. Terima kasih kepada Bapak Kadis Kesehatan Provinsi NTT dan Bapak Kadis Komfindo NTT yang sangat mendukung kelancaran kegiatan ini," kata dr. Debby.

Ketua Majelis Jemaat GMIT Tuanilius Kolhua, Pdt. Erlin Ufi-Adoe, S.Th, mengucapkan terima kasih atas vaksinasi tersebut. Dia mengatakan, dengan turunnya level PPKM di Kota Kupang, maka gereja tatap muka sudah mesti dilakukan. Oleh karena itu, pihaknya sangat terbantu dengan aksi vaksinasi tersebut.

"Terima kasih kepada Dinas Kesehatan Provinsi NTT dan pihak terkait yang sudah datang dan vaksin jemaat di sini. Saat ini sudah di atas 80 persen jemaat di sini yang divaksin. Kami tetap akan berusaha untuk memfasilitasi vaksinasi bagi semua warga," ujarnya.

Dia mengatakan, sebelumnya jemaat di gereja tersebut sempat takut divaksin. Hal ini karena sempat beredarnya informasi hoaks tentang bahaya dari vaksin. Namun, ujarnya, saat ini jemaatnya sudah mulai sadar akan pentingnya vaksinasi.

"Puji Tuhan dalam Klasis Kota Kupang Tengah ini, kami menjadi salah satu mata jemaat yang lebih dulu diadakan vaksinasi di sini. Dan, hari ini jemaat sangat antusias untuk datang vaksin," katanya. *

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved