Breaking News:

Dekranasda NTT Gandeng Kanwil Kemenkumham NTT Sosialisasi Kekayaan Intelektual di Lembata

Sosialisasi ini difasilitasi oleh Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Lembata dan Dekranasda Kabupaten Lembata.

Editor: Agustinus Sape
Kanwil Kemenkumham NTT
Sosialisasi Kekayaan Intelektual dalam rangka perlindungan Tenun Tradisional Lembata di Aula Kopdit Ankara pada Rabu 8 September 2021. 

Dekranasda NTT Gandeng Kanwil Kemenkumham NTT Sosialisasi Kekayaan Intelektual di Lembata

POS-KUPANG.COM - Sebagai wujud kepedulian terhadap tenun ikat NTT yang sudah diklaim oleh berbagai pihak, maka Dekranasda Provinsi NTT menggandeng Kanwil Kemenkumham NTT melakukan sosialisasi Kekayaan Intelektual di Kabupaten Lembata dalam perlindungan tenun tradisional Lembata.

Sosialisasi ini difasilitasi oleh Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Lembata dan Dekranasda Kabupaten Lembata.

Kegiatan dilaksanakan di Aula Kopdit Ankara Lewoleba, Rabu 8 September 2021, dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Bupati Lembata, Nasrul Neboq.

Dalam sambutannya yang dibacakan Nasrul, PLT Bupati mengucapkan terima kasih kepada Ketua Dekranasda Provinsi NTT dan Kanwil Kumenkumham NTT atas upaya yang dilakukan dalam rangka pelindungan kekayaan intelektual khususnya Indikasi Geografis Tenun Ikat Lembata.

Pihaknya menyadari pelindungan Kekayaan Intelektual memberikan kontribusi yang besar bagi ekonomi kreatif dalam skala global. Apalagi Kabupaten Lembata memiliki banyak potensi Kekayaan Intelektual yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan belum dikelola secara profesional, salah satunya adalah Tenun Ikat.

"Kalau ditelusuri melalui tenun ikat diperoleh gambaran tingginya kemampuan Intelektual leluhur yang diwariskan dan dilakoni secara turun-temurun hingga saat ini oleh masyarakat di Kabupaten Lembata. Berbagai motif yang indah dan kaya makna sesuai dengan filosofi kehidupan masyarakat Lembata dan dijadikan sebagai sumber pendapatan hingga saat ini," tuturnya.

Untuk itu dibutuhkan pelindungan hukum sebagai bukti Legalitas agar terhindar dari klaim pihak lain secara tidak sah.

Harapannya, kegiatan ini dapat memberikan dampak positif serta kesadaran masyarakat Lembata atas setiap kreasi, kreativitas produk kekayaan intelektual untuk kemudian dapat didaftarkan secara hukum.

"Esensinya untuk mendorong masyarakat lebih baik lagi dalam meningkatkan nilai ekonomis produk-produk tenun ikat maupun hasil Kekayaan Intelektual lainnya guna mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan mandiri," tutup Nasrul.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved