Breaking News:

Berita Sumba Timur

Sumba Timur Turun 2 Level PPKM, Bupati Khristofel : Ini Prestasi Semua Warga 

pertumbuhan ekonomi daerah sehingga masyarakat dapat tetap bertahan secara ekonomi selama situasi pandemi. 

Penulis: Ryan Nong | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Bupati Sumba Timur Khristofel A. Praing bersama wakil bupati David Melo Wadu usai sidang paripurna DPRD, Rabu 8 September 2021. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong 

POS-KUPANG.COM, WAINGAPU --- Kementerian Dalam Negeri menetapkan Kabupaten Sumba Timur sebagai salah satu wilayah yang menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2. Penetapan itu tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) nomor 41 tahun 2021 yang terbit pada Senin 6 September 2021.

Penetapan PPKM Level 2 itu mengkonfirmasi penurunan dua level PPKM sekaligus bagi kabupaten Sumba Timur yang sebelumnya berada di level 4 sejak 26 Juli 2021.

Selain itu, Sumba Timur juga menjadi satu satunya wilayah di Indonesia yang mendapat penurunan dua level PPKM sekaligus dalam satu waktu. 

Bupati Sumba Timur Khristofel A. Praing menyebut "prestasi' tersebut dapat dilihat sebagai buah kerja keras dan kesadaran seluruh elemen masyarakat dan pemerintahan dalam upaya pencegahan dan penanganan Corona di kabupaten itu. 

"Kita realistis bahwa sesungguhnya masyarakat sudah sadar, sudah taat prokes. Pemerintah juga tidak diam, berpikir terus bagaimana yang terbaik. Selain itu dunia usaha juga, masyarakat sipil, TNI Polri, semua kita bahu membahu untuk sampai pada titik ini," ujar Bupati Khristofel didampingi Wakil Bupati David Melo Wadu kepada POS-KUPANG.COM di kantornya, Rabu, 8 September 2021.

Baca juga: Pengawasan PPKM Level 4, Polres Sumba Timur Operasi Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan

Ia juga menyebut bahwa penurunan level PPKM di Sumba Timur bukan prestasi pemerintah semata melainkan prestasi seluruh warga. Semua elemen berkolaborasi dengan baik sehingga upaya pencegahan dan penanganan Covid-19 berjalan dengan baik. 

"Kita harus bersyukur karena ini bukan prestasi pemerintah tapi prestasi semua warga sumba Timur; apakah itu masyarakat, pemerintah, dunia usaha, TNI-Polri, atau Satgas. Ini prestasi kolaboratif kita semua," tegas Bupati Khristofel. 

Apresiasi kerja keras dan "prestasi" tersebut juga disampaikan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumba Timur. 

Ketua DPRD Sumba Timur, Ali Oemar Fadaq menyebut seluruh elemen pemerintahan bersama masyarakat telah bekerja keras hingga mencapai level itu. Hal tersebut menurutnya sebuah pencapaian yang positif dan luar biasa. 

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved