Berita Belu

Covid-19 Membuat Pelaku Usaha Makin Tangguh

Sudah dua tahun wabah covid-19 melanda dunia, termasuk Indonesia. Banyak sekali dampak yang dirasakan masyarakat

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/TENI JENAHAS
Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Belu, Robertus Charli Widodo 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM,  Teni Jenahas

POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Sudah dua tahun wabah covid-19 melanda dunia, termasuk Indonesia. Banyak sekali dampak yang dirasakan masyarakat, termasuk para pelaku usaha di Kabupaten Belu pasca covid-19 merebak sampai ke pelosok negeri. 

Di sisi lain, covid-19 ini membuat pelaku usaha semakin tangguh menghadapi bencana, lebih kreatif dan berinovasi untuk menyesuaikan dengan kondisi yang ada. Hal itu dilihat dari geliat perekonomian di Kabupaten Belum masih tergolong stabil bahkan sudah mulai membaik. 

Hal ini dikatakan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Belu, Robertus Charli Widodo ketika ditemui Pos Kupang. Com, Rabu 8 September 2021.

Menurut Charli, selama pandemi Covid-19, geliat perekonomian di Kabupaten Belu tergolong stabil karena masih banyak pelaku usaha yang bertahan bahkan mereka semakin tangguh untuk menghadapi covid-19.

Baca juga: Update COVID-19 di Belu: Kasus Aktif Naik Selama Tiga Hari

"Selama pandemi kita lihat usaha yang lagi bertumbuh itu terkena dampak seperti usaha makan minum. Terdampak tapi tidak terlalu besar", kata Charli. 

Selain usaha kuliner, usaha yang terdampak langsung juga di sektor perhotelan, penginapan karena ada kebijakan pembatasan mobilitas masyarakat. 

Sedangkan usaha yang stabil bahkan cenderung meningkat adalah usaha bahan bangunan dan usaha di bidang kesehatan seperti apotek, dokter praktek. Di masa pandemi ini, sektor-sektor ini justru meningkat. 

Selaku ketua Kadin, Charli terus mendorong pelaku usaha untuk tetap semangat dalam menekuni usaha sembari mendoakan agar COVID-19 cepat berlalu.

Baca juga: 50 Pasien Positif Covid-19 di Belu Belum Sembuh

Ditanya mengenai investor luar negeri yang berinvestasi di Kabupaten Belu, Charli mengatakan, belum banyak. Tetapi pelaku usaha dari luar Kabupaten Belu seperti dari Jawa ada beberapa yang berinvestasi di Belu. 

"Kalau dari Jawa banyak yang berinvestasi di Belu. Contohnya di daerah sekitar SMPN 2 ada sementara dirancang untuk pabrik plastik yah, kalau tidak salah. Terus ada usaha perumahan", kata Charli. (*)

Baca Berita Belu Lainnya

 
 

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved