Breaking News:

Berita Sumba Timur

Jadi Satu Satunya Wilayah di Indonesia yang Turun 2 Level PPKM, Ini Kata Wakil Satgas Sumba Timur

Jadi Satu Satunya Wilayah di Indonesia yang Turun 2 Level PPKM, Ini Kata Wakil Satgas Sumba Timur

Penulis: Ryan Nong | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Dandim 1601 Sumba Timur, Letkol Czi. Dr. Dwi Joko S., S.E,M.I.Pol 

Laporan Wartawan POS-KUPANG.COM, Ryan Nong

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Kabupaten Sumba Timur di Provinsi Nusa Tenggara Timur ( NTT) menjadi satu satunya wilayah di Indonesia yang mengalami kemajuan signifikan dalam penanganan COVID-19.

Berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri nomor 41 tahun 2021, Kabupaten Sumba Timur ditetapkan sebagai wilayah PPKM Level 2 terhitung sejak 7 September 2021.

Penurunan 2 level sekaligus menjadi catatan positif bagi Satgas Pencegahan dan Penanganan COVID-19 dan masyarakat Kabupaten Sumba Timur setelah berjalan 40 hari.

Dandim 1601 Sumba Timur, Letkol Czi. Dr. Dwi Joko S., SE,M.I.Pol selaku Wakil Satgas COVID-19 menyebut, penurunan level PPKM didasarkan pada berbagai indikator dasar yang ditetapkan pemerintah.

Baca juga: 252 Pasien Positif Covid-19 di Sumba Timur Isolasi Mandiri

Ia menyebut, beberapa indikator yang dapat diketahui secara jelas adalah penurunan tingkat BOR hingga 18 persen, penurunan angka pertambahan kasus yang signifikan, peningkatan angka kesembuhan hingga 90 persen serta angka kematian yang stagnan di 2 persen.

Penanganan dengan konsep isolasi terpusat (isoter) menjadi salah satu dukungan yang signifikan dalam penanganan COVID-19 di kabupaten itu.

"Konsep isoter dilakukan dengan dua metode yakni isoter berbasis lokasi dan isoter berbasis pola," ujar Letkol Dwi Joko.

Ia mengatakan, isoter dilaksanakan setelah konsep tracing dan testing terpadu yang berjalan baik oleh Tim Satgas baik tenaga kesehatan, Babinsa, Babinkamtibmas, polisi pamong praja dan aparat desa.

Baca juga: Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 di Sumba Timur 87.89 Persen 

"Kita di Sumba Timur harus memiliki konsep penanganan yang komprehensif. Setelah konsep tracing terpadu berhasil, makan ditindaklanjuti dengan tes lalu langsung diadakan pemisahan untuk isoter," jelas dia.

Sebanyak 3 lokasi di Kota Waingapu dijadikan sebagai lokasi isolasi terpusat sementara di wilayah pedesaan isolasi dilakukan di rumah warga yang dipilih.

"Yang terpenting itu level boleh turun tapi cara kerja kita harus tetap level 4," tegas dia.

Ia menyebut, Kabupaten Sumba Timur sebagai bagian dari wilayah Pulau Sumba yang tidak berdiri sendiri. Karenanya, penanganan harus dilakukan secara komprehensif. Ia juga menyebut penyekatan di dua pos penyekatan anta kabupaten tetap dilakukan dengan pendekatan tersendiri. (*)

Baca Berita Sumba Timur Lainnya

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved