Breaking News:

Saat Menerima Vaksin Tahap ke-50 Airlangga Tegaskan Pemerintah Memastikan Semua Vaksin Berkhasiat

Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto menegaskan pemerintah memastikan semua vaksin berkhasiat mencegah Covid-19.

Penulis: Gerardus Manyela | Editor: Gerardus Manyela
Pos-Kupang.Com
Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan 20 kabupaten/kota termasuk Kota Kupang yang PPKM Level-4 mengalami tren penurunan mobilitas. 

Laporan Wartawan POS KUPANG.COM, Gerardus Manyella

POS KUPANG.COM, JAKARTA -Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menegaskan, pemerintah menjamin semua vaksin berkhasiat mencegah Corona. Penegasan itu disampaikan saat menerima kedatangan vaksin tahap ke-50 ke Indonesia, Senin, 6 September 2021.

Sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo, percepatan vaksinasi baik dalam hal distribusi maupun pelaksanaannya harus dilakukan dengan baik. Vaksinasi merupakan langkah penting dalam mempercepat pemulihan kesehatan dan ekonomi nasional.

"Penambahan 5 juta dosis vaksin produksi Sinovac yang datang hari ini, memastikan bahwa stok vaksin sudah aman," kata Menko Airlangga dalam penyambutan secara virtual kedatangan vaksin tahap ke-50.

Terhitung sejak kedatangan vaksin pertama pada Desember 2020, secara keseluruhan Indonesia telah menerima sekitar 225,4 juta dosis vaksin dalam berbagai merk, dalam bentuk bulk maupun vaksin jadi.

Vaksin jadi Sinovac yang telah diterima sampai dengan hari ini yakni sebanyak 33 juta dosis, sementara dalam bentuk bulk sebanyak 153,9 juta dosis. Vaksin lainnya yang telah diterima yakni Astra Zeneca 19,5 juta dosis, Moderna 8 juta dosis, Pfizer 2,75 juta dosis, dan Sinopharm 8,25 juta dosis.

"Pemerintah selalu memastikan safety, quality, dan efficacy untuk seluruh jenis vaksin yang diperoleh. Semua sudah melalui proses evaluasi oleh Badan POM dan rekomendasi dari ITAGI, WHO, dan para ahli. Semua merk vaksin berkhasiat untuk melindungi. Jadi, masyarakat tidak perlu memilih-milih. Vaksin yang terbaik adalah vaksin yang saat ini tersedia," tutur Menko Arilangga dalam pesan virtualnya.

Hingga 5 September 2021 telah disuntikkan sebanyak 105,7 juta dosis vaksin kepada masyarakat. Sebanyak 66,78 juta orang atau 32,07% dari target vaksinasi telah menerima dosis pertama dan 38,22 juta orang atau 18,35% telah menerima dosis kedua.

Selain itu, vaksinasi dosis ketiga sebagai booster kepada tenaga kesehatan juga telah dilakukan kepada 713.068 orang. Untuk vaksinasi anak usia 12-17 tahun, sebanyak 2,77 juta anak telah mendapat vaksinasi dosis pertama dan 1,9 juta anak telah menerima dosis kedua.

"Kita telah berada pada jalur yang tepat dan sesuai target. Jumlah vaksinasi Indonesia berada di peringkat ke-6 dunia. Tapi kita harus tetap berupaya keras untuk percepatan vaksinasi, terutama untuk penduduk usia lanjut. Pemerintah akan terus merumuskan strategi percepatan untuk melindungi kelompok tersebut," ujar Menko Airlangga.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved