Breaking News:

Komite Pemilihan Verifikasi Berkas Bakal Calon Ketua, Wakil Ketua dan Anggota Exco Asprov PSSI NTT

Berkas yang diverifikasi dukungan dari pemilik suara, SKC dan pengadilan, pas foto, CV, keterangan aktif di sepakbola dan lainnya.

Penulis: Sipri Seko | Editor: Sipri Seko
POS KUPANG/SIPRI SEKO
Rapat verifikasi berkas oleh Komite Pemilihan digelar di Aula Dinas Perhubungan Kota Kupang, Sabtu (4/9). 

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Komite Pemilihan Asprov PSSI NTT mulai melakukan verifikasi berkas para bakal calon ketua, wakil ketua dan anggota exco PSSI NTT. Verifikasi berkas ini dilakukan 4-6 September 2021 setelah panitia resmi menutup pendaftaran.

Rapat perdana verifikasi berkas oleh Komite Pemilihan digelar di Aula Dinas Perhubungan Kota Kupang, Sabtu (4/9). Hadir dalam rapat tersebut, Lukman Hakim (Ketua), Sipri Seko (wakil ketua), Yasinta Sanggudoa, Yandry Tefu dan Julian Mellu. Hadir juga Sekretaris Asprov PSSI NTT, Drs. Lambertus Ara Tukan, MM dan Komite Disiplin, Bernadus Satel.

Dalam rapat tersebut, berkas yang diverifikasi di antaranya, dukungan dari pemilik suara, surat keterangan kelakuan baik dari polisi (SKC) dan pengadilan, pas foto, curiculum vitae dalam sepakbola, keterangan aktif di sepakbola minimal tiga tahun terakhir dan lainnya.

Dari hasil verifikasi, ada beberapa bakal calon yang sudah lengkap. Namun, ada juga yang belum lengkap. Bagi yang belum lengkap, masih diberi kesempatan untuk melengkapinya.

"Sesuai ketentuan, bagi bakal calon yang belum lengkap berkas persyaratannya, diberi kesempatan untuk melengkapinya. Kami berikan kesempatan maksimal hingga 6 September 2021. Bila tidak dilengkapi, terpaksa harus kami diskualifikasi, sesuai regulasi yang ada," kata Lukman Hakim.

Tanpa menjelaskan berkas persyaratan apa yang masih kurang, Lukman dengan tegas mengatakan, pihaknya bekerja tetap berpedoman dari Statuta PSSI NTT. "Semua persyaratan ini sesuai Statuta Asprov PSSI NTT. Jadi bukan karang-karang. Sehingga kami akan langsung hubungi para bakal calon yang berkasnya belum lengkap," kata Lukman Hakim.

Lambertus secara tegas menambahkan, pihaknya akan tegas untuk mendiskualifikasi bakal calon yang tidak lengkap. Dia berharap, hal ini dipahami oleh para bakal calon dan tim pemenangannya untuk segera melengkapinya.

"Proses ini sudah terjadi dan dimulai sejak beberapa bulan lalu. Artinya, harusnya sudah tahu apa persyaratannya. Dan, Komite Pemilihan bersama Asprov PSSI NTT akan bekerja sesuai jadwal yang sudah ditetapkan. Jadi tidak ada kelonggaran waktu lagi," tegas Lambertus Ara Tukan.

Dia menjelaskan, Komite Pemilihan akan mengumumkan siapa saja bakal calon yang lolos pada, Selasa (7/9). Selanjutnya, masing-masing bakal calon termasuk pemegang suara diberi waktu 10- 12 September 2021 untuk melakukan banding.

"Banding bisa dilakukan bila tidak setuju dengan hasil verifikasi komite pemilihan. Tentunya banding harus diserta bukti-bukti akurat. Nanti ada komite banding yang memutuskan. Bila tidak ada halangan, maka para bakal calon ketua, wakil ketua dan anggota exco akan diumumkan pada 16 September 2021," kata Lambertus.

Lambertus berharap semua bakal calon dan pemilik suara mengikuti proses ini dengan benar. Hal ini agar kemudian jangan ada protes atau pemahaman yang salah terkait proses ini.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved