Breaking News:

Berita Kota Kupang

Kesadaran Masyarakat Kota Kupang  Meningkat Dalam Penerapan Prokes Covid-19

Kami menilai bahwa dari hari ke hari kesadaran masyarakat semakin baik. Angkanya bisa dikatakan 80 sampai 90 persen

Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/IRFAN HOI
Kepala Sat Pol PP kota Kupang, Rudi Abubakar (kanan) saat menertibkan salah satu pedagang. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM)  Level IV yang akan berakhir pada tanggal 7 September mendatang, kesadaran masyarakat Kota Kupang dalam menerapkan protokol kesehatan (Prokes) pencegahan covid-19 semakin baik.

Walau begitu, dalam patroli yang digelar gugus tugas di Kota Kupang masih menemukan adanya kerumunan seperti dalam acara pesta yang melebihi kapastias lebih dari 25 persen.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Kupang, Rudi Abubakar mengatakan, sampai saat ini ketika melakukan patroli dapat disimpulkan bahwa pada umumnya masyarakat sudah sadar dan taat terhadap protokol kesehatan.

Disisi lain, masih banyak ditemukan acara pesta yang digelar belum menerapkan prokes secara ketat. Hal ini terlihat dari tamu undangan melewati kapasitas yang ditentukan, duduk berkerumun tidak dan menjaga jarak.

Menurut Rudi, tim Patroli gabungan Sat Pol PP, Dinas Perizinan, BPBD dan TNI/Polri, tetap mengedepankan pendekatan secara Humanis dan persuasif.

"Jadi ketika kami menemukan acara pesta yang digelar maka kami akan mendatanginya dan melihat apakah sudah sesuai aturan atau belum. Jika melanggar prokes, maka akan diimbau dan diedukasi untuk segera mengikuti instruksi Wali Kota," jelas Rudi, Minggu 5 September 2021.

Baca juga: Taman Duang Wangatoa Bukan Aset Milik Pemda Lembata, Thomas Ola Langoday: Kita Akan Cari Solusinya

Rudi menyebut dua rumah makan di Kota Kupang saat ini ditutup sementara oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu  (PMTSP) Kota Kupang.

Kedua rumah makan ini sudah ditegur sebanyak tiga kali dan tetap melanggar protokol kesehatan serta instruksi Wali Kota Kupang. Sehingga langkah tegas yang diambil adalah dengan menutup sementara.

Dalam patroli yang dilakukan tim gabungan menemukan tempat umum masih banyak warga berkunjung. Meski hanya sekedar jalan-jalan, Rudi meminta agar masyarakat tetap patuh Prokes.

"Kami menilai bahwa dari hari ke hari kesadaran masyarakat semakin baik. Angkanya bisa dikatakan 80 sampai 90 persen. Kita hanya perlu pendekatan secara persuasif dan edukasi dengan baik saja, agar masyarakat juga sadar," pungkasnya.

Terpisah, anggota DPRD Kota Kupang, Djuneidi Kana, mendukung upaya yang dilakukan Pemerintah kota Kupang, dengan melakukan patroli rutin bersama dengan tim gabungan.

Baca juga: BBKSDA NTT Bungkam Soal Penyelundup Satwa Liar, Ada Apa

"Selain itu, dengan prinsip pendekatan secara Humanis dan persuasif tentunya akan lebih diterima oleh masyarakat, dan akan lebih dipatuhi. Tetapi pemerintah juga perlu ada ketegasan, agar masyarakat bisa taat," katanya.

Djuneidi optimis jika patroli terus dilakukan seperti ini maka angka Covid-19 di Kota Kupang juga bisa ditekan, karena ketaatan masyarakat yang semakin baik, untik menerapkan Protokol Kesehatan. (*)

Berita Kota Kupang Terkini

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved