Kamis, 9 April 2026

Berita Kota Kupang

KBM Tatap Muka di Kota Kupang Segera Diselenggarakan

P dan K telah mengecek kesiapan semua sekolah untuk memulai KKBM tatap muka itu. Semuanya sudah final.

Editor: Rosalina Woso
foto: Irfan Hoi/
Kepala dinas pendidikan dan kebudayan kota Kupang, Dumuliahi Djami   

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM,  KUPANG - Kegiatan belajar (KBM) tatap muka di Kota Kupang akan mulai diselenggarakan senin 6 September 2021 besok. 

Penerapan protokol kesehatan dan syarat vaksin bagi guru merupakan kunci utama diselenggarakan KBM tatap muka itu.

Kepala Dinas Pendidilan dan Kebudayaan (P dan K) Kota Kupang, Dumuliahi Djami mengatakan, Sejumlah peryaratan telah terpenuhi, diantaranya penerapan protokol kesehatan di sekolah-sekolah serta vaksin bagi guru-guru.

"Rencanya senin ini sudah mulai belajar tapa muka. Beberapa indikator yang dipakai agar bisa memulai PTM adalah dengan menyiapkan Protokol Kesehatan (Prokes), tempat mencuci tangan, jarak duduk siswa dan vaksinasi bagi tenaga pendidik," katanya, Jumat 3 September 2021.

KBM tatap muka itu, sebut Djumul, rencananya akan dimulai dengan Kelas V SD dan kelas VIII SMP di Kota Kupang. P dan K juga akan mempersiapkan assessment nasional yang akan digelar dalam waktu dekat.

Djumul mengatakan, persiapan sekolah-sekolah menerapkan protokol kesehatan menjadi kunci utama, agar memulai belajar tatap muka.

Baca juga: DPRD Kota Kupang Beri Apresiasi Vaksinasi Door to Door di Kelurahan Oetete

"Sementara untuk syarat vaksin, kami wajibkan bagi semua tenaga pendidik atau guru. Jika ada guru yang memiliki riwayat penyakit sehingga tidak bisa menerima vaksin, maka harus memberikan surat keterangan dari dokter," jelasnya.

Dumul mengaku, P dan K telah mengecek kesiapan semua sekolah untuk memulai KKBM tatap muka itu. Semuanya sudah final.

"Kami sudah lakukan pembekalan tentang teknis pelaksanaannya," katanya.

Djumul mengatakan, pelaksanaan KBM itu diawasi secara ketat dan akan terus dievaluasi. Apabila salah satu siswa terpapar covid-19, maka sekolah itu langsung diditutup

"Evaluasi akan dilakukan. Kita beraharap prosesnya berjalan baik. Apabila salah satu siswa terpapar covid-19, maka KBM dihentikan. Sekolah itu akan langsung ditutup dan kembali memberlakukan pembelajaran dari rumah,"katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, drg Retnowati menjelaskan, untuk menulai Pembelajaran Tatap Muka (PTM), seharusnya bisa dilakukan. Tetapi harus memastikan Prokes dilakukan secara ketat.

Vaksinasi covid-19, kata Retnowati, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan harus memastikan bahwa semua guru atau tenaga pendidik sudah menerim vaksin.

"Karena guru-guru merupakan kelomok rentan dan banyak bertemu dengan banyak orang. Selain itu, anak-anak memiliki kekebalan tubuh yang baik, sehingga harus dipastikan lingkungan mereka itu aman dan makan makanan bergizi," terangnya. (*)

Berita Kota Kupang Terkini

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved