Breaking News:

Berita Kota Kupang

Jarum Suntik Medis Berserakan di Sawah Milik Warga di NTT

kepolisian menyisir limbah medis dilokasi persawasahan, ditemukan setidaknya hampir 500 buah jarum suntik bekas pakai

Editor: Rosalina Woso
Jarum Suntik Medis Berserakan di Sawah Milik Warga di NTT
Dok. Warga
Limbah medis di persawahan. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Sejumlah petani sawah di Kampung Manikin, Kelurahan Tarus, Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang mengeluh dengan penemuan limbah  medis berupa jarum suntik yang bertebaran di petak sawah milik petani.

Limbah jarum suntik itu dibuang oleh oknum yang tidak bertanggungjawab. Petani setempat merasa resah dan kuatir dengan keselamatan ketika hendak masuk dan bekerja didalam sawah.

Kepada awak media, Rabu 2 September 2021, petani setempat Ayub Lona dan Yohanes L.  Ngongo, menuturkan penemuan limbah medis jenis jarum suntik dilokasi persawahan ini sudah sering terjadi dan sangat mengganggu petani.

Keduanya mengaku pemandangan seperti ini tidak hanya terjadi kali ini, namun pembuangan limbah medis berupa jarum suntik  sering terjadi hampir setiap tahun ditempat itu.

Dalam dua tahun belakangan ini, petani di desa Manikin sering menemukan limbah medis berserakan di lokasi persawahan.

Baca juga: Gubernur Viktor Laiskodat Resmi Dilaporkan Cipayung Kota Kupang ke Polda NTT

Limbah medis yang ditemukan pun beragam dari jarum suntik, kuntul obat dan beberapa jenis limbah lainnya.

"Setiap pagi kami ke sawah, kami temukan limbah jarun suntik berserakan di got maupun diantara rumpun padi. Kami sangat terganggu dan tidak bisa bekerja dengan baik karena limbah medis jarum suntik dan botol kuntul yang berserakan di tengah sawah kami," ungkap Ayub. 

Ayub mengatakan kejadian ini telah dilaporkan ke instansi kesehatan terdekat yakni puskesmas Tarus. Tapi, konfirmasi yang disampaikan pihak puskesmas, limbah tersebut bukan dari kantor tersebut.

Selain melapor ke puskesmas, petani juga melaporkan temuan ini ke pihak kepolisian sektor Kupang Tengah. Hasilnya, saat bersama petugas kepolisian menyisir limbah medis dilokasi persawasahan, ditemukan setidaknya hampir 500 buah jarum suntik bekas pakai.

"Tadi pagi kami bersama anggota langsung kelokasi dan kami kumpulkan jarum suntik sekitar lima ratusan. Polisi sudah ambil sebagai barang bukti," sebut Ayub 

Baca juga: Dua Dekade Demokrat Gelar Vaksinasi Massal di Kota Kupang

Hal senada disampaikan oleh Yohanes Lalo Ngongo. Ia mengaku resah dengan kejadian ini. Yohanes meminta agar pemerintah segera turun kelokasi dan menertibkan sehingga tidak mengganggu aktifitas petani.

“Kami sering tertusuk jarum saat kami masuk sawah. Kami jadi takut masuk sawah. Kami minta perhatian  pemerintah dalam hal ini dinas terkait  datang tinjau langsung  kelokasi dan mengambil langkah untuk teguran para pelaku,"  tegasnya.

Petrus Busu, SH Salah satu tokoh masyarakat yang juga aktivis lingkungan  menegaskan agar kejadian ini tidak lagi terjadi. Ia menyebut pengawasan dari semua pihak dibutuhkan dalam aduan masyarakat ke pihak kepolisian perihal masalah ini. (*)

Berita Kota Kupang Terkini

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved