Breaking News:

Pelindo dan Dinkes Provinsi NTT Gelar Vaksinasi di Pelabuhan Tenau

Dokter Debby Abineno mengatakan, dari hasil pendataan, ternyata masih banyak yang belum tersentuh vaksinasi.

Penulis: Sipri Seko | Editor: Sipri Seko
pos kupang/sipri seko
Dinas Kesehatan Provinsi NTT bekerjasama dengan Dinas Perhubungan, PT Pelindo dan Bank NTT menggelar vaksinasi di Pelabuhan Tenau, Kupang, Sabtu 4 September 2021. 

POS-KUPANG.COM, KUPANG - PT Pelindo Tenau, bank NTT, tim TPAKD dan Dinas Kesehatan Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi Nusa Tenggara Timur, bekerjasama dengan Dinas Perhubungan Provinsi NTT, menggelar vaksinasi dosis pertama untuk karyawan PT Pelindo, pekerja pelabuhan dan keluarga. Vaksinasi digelar di Klinik Kesehatan PT Pelindo, di Pelabuhan Tenau, Kupang, Sabtu 4 September 2021.

Koordinator Vaksinasi, dr. Debby Veronika Abineno mengatakan, kegiatan vaksinasi ini didukung penuh oleh Kepala Dinas Kesehatan Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi Nusa Tenggara Timur, dr. Messerasi BV Ataupah. Dia mengatakan, dari hasil pendataan, ternyata masih banyak pekerja dan pelaku kegiatan di Pelabuhan Tenau yang belum tersentuh vaksinasi.

"Target vaksinasi kami hari ini adalah karyawan PT Pelindo dan Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) bersama keluarganya. Ternyata masih banyak pekerja pelabuhan yang belum tersentuh vaksinasi. Padahal pelabuhan Tenau sebagai sektor kritikal memiliki tingkat aktivitas dan mobilitas yang tinggi. Mereka sebagai garda terdepan sektor transportasi dan logistik, setiap saat selalu berhubungan dengan pendatang dari dan ke luar Kupang.

Jadi mereka sangat rentan terkena virus SARS CoV2 yang menyebabkan COVID-19. Dengan vaksinasi kali ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaab diri pelaku dan pekerja di pelabuhan Tenau dalam pelayanannya demi perputaran roda perekonomian di Kupang. NTT," jelas dr. Debby.

Dia mengatakan, target vaksinasi kali ini sebanyak 200 orang. Angka ini, ujarnya, tentu masih sedikit dibandingkan dengan jumlah pekerja atau karyawan dan keluarga di Pelabuhan Tenau. Untuk itu, ujarnya, pihaknya akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk kembali menggelar vaksinasi di Pelabuhan Tenau, dengan tetap menerapkan Prokes ketat dan tidak ada antrian atau kerumunan massa.

"Tadi pagi, kepala satgas kelurahan Alak ikut hadir, bersama Babinkamtibmas juga Satgas dari Polsek Alak, dan ternyata terdapat lebih dari 3.000 orang di kelurahan Alak yang belum divaksin. Untuk itu, kami akan berkoordinasi dengan PT Pelindo, Pertamina, Syahbandar, Karantina Hewan, Perusahaan Ekspedisi dan lainnya, untuk kalau bisa kembali menggelar vaksinasi massal sini" ujar salah satu anggota Dewan Pengawas Rumah Sakit Provinsi NTT ini.

"Kalau mereka belum divaksin, resiko tertular dan menularkan COVID-19 lebih tinggi" tambahnya.

Dia mengatakan, tim vaksinasi berasal dari Dinas Kesehatan Provinsi NTT yang diwakili oleh tim vaksinator RSJ Naimata. dibantu oleh tim medis dari Klinik Pelindo di Pelabuhan Tenau, Kupang.

Dia menambahkan, kegiatan kali ini juga masih merupakan rangkaian program vaksinasi oleh Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) NTT.

"Ini masih merupakan rangkaian vaksinasi oleh Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) NTT. Kebetulan kemarin di Semau, saya termasuk koordinator kegiatan vaksinasi massal yang diadakan di 2 titik yaitu di Oetau dan Akle. Kegiatan seperti ini masih terus dilakukan dan dikoordinasikan dengan instansi terkait untuk membantu Percepatan Vaksinasi di NTT maupun kota Kupang, sampai kekebalan komunal dapat tercapai" ujarnya. **

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved