Breaking News:

Salam Pos Kupang

Percepat Belanja

Dalam rentang waktu yang sangat pendek belanja pemerintah baik yang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (  APBD)

Editor: Kanis Jehola
Dok Pos-Kupang.Com
Logo Pos Kupang 

POS-KUPANG.COM- EMPAT bulan lagi tahun anggaran 2021 sudah selesai. Dalam rentang waktu yang sangat pendek tersebut, belanja pemerintah baik yang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (  APBD) baik kabupaten/kota maupun provinsi masih sangat minim penyelesaiannya.

Sejauh ini proses tender sejumlah proyek masih saja berlangsung. Bahkan masih ada yg belum diumumkan.

Selain proses tender belum dilakukan, masih banyak juga yang belum mulai dikerjakan di lapangan. Kondisi ini tentunya cukup memrihatinkan.

Oleh karena itu kita mendorong pemerintah untuk segera melakukan proses tender sejumlah proyek yang belum dilakukan. Sebab, dengan rentang waktu yang sangat pendek ini peluang untuk pengerjaan asal jadi cukup potensial terjadi.

Baca juga: Realisasi Belanja Pemerintah Kabupaten Belu 2020 Sebesar 94,77 Persen

Dalam kondisi "darurat" seperti yang terjadi seperti saat ini, maka Kepala Daerah semestinya tampil untuk mengurai benang kusut pelaksanaan tender maupun pelaksanaan proyek pembangunan di daerah ini.

Intervensi kepala daerah dalam kondisi "darurat" ini mutlak dilakukan sehingga tidak ada proyek yang gagal lelang maupun kualitas proyek dapat terjaga kualitasnya.

Intervensi untuk percepatan pelaksanaan proyek tentunya dapat dibenarkan, jika intervensi tersebut tidak untuk menjagokan orang-orang tertentu. Jadi intevensi untuk mempercepat proses bukan untuk menggolkan orang-orang tertentu.

Lambatnya proses tender ini setiap tahun selalu terjadi. Mengapa demikian? Bisa saja karena ada kepentingan-kepentingan terselubung terkait pelaksanaan proyek-proyek tersebut.

Baca juga: Tunjangan Kinerja PNS Tak Naik , Sri Mulyani Sebut Tapi Belanja Pemerintah Membengkak

Kita berharap dalam kondisi "darurat" seperti terjadi saat ini, kepentingan rakyat harus diutamakan. Proses tender segera dilakukan sehingga roda ekonomi akan bergulir lebih cepat.

Kita percaya, jika pelaksanaan tender dan pelaksanaan proyek dikebut dalam waktu singkat ini maka tentunya pertumbuhan ekonomi Provinsi NTT yang mencapai 4,22 persen pada triwulan kedua 2021 ini akan semakin meningkat.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved