Breaking News:

Berita Pemprov NTT

Gubernur : Miliki TPAKD, Kitalah Investornya, Komisioner OJK RI Salut Atas Gerak Cepat dari NTT

Misalnya Kopi harus dari NTT jangan datangnya dari produk luar. Kita harus menjadi market dari produk kita sendiri

Penulis: Alfons Nedabang | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG. COM/RYAN NONG
Gubernur Viktor laiskodat mengukuhkan TPAKD Kota kabupaten se NTT di Otan Semau Kabupaten Kupang, Jumat 27 Agustus 2021. 

Laporan Reporter POS KUPANG,COM, Alfons Nedabang

POS KUPANG.COM, KUPANG -- Masyarakat Provinsi NTT harus berbangga. Karena saat ini, kita sudah memiliki Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD).

Tim ini ada di provinsi serta seluruh kabupaten/kota, dan diketuai oleh Sekretaris Daerah baik di tingkat provinsi maupun kabupten/kota, anggotanya pimpinan unit terkait.

Mereka bekerja mempercepat akses keuangan di tingkat daerah. Meniadakan jalur akses distribusi keuangan yang tersendat, yang selama ini sering dikeluhkan oleh masyarakat baik itu pelaku UMKM, investor maupun masyarakat umum.

Yang lebih membanggakan lagi, adalah ini adalah wujud gerak cepat dan profesional dari Pemprov NTT dan mitra terkait yakni OJK, BI selaku regulator dan didukung penuh oleh Bank NTT, bank kebanggaan masyarakat Provinsi NTT yang mengemban misi sebagai agen of development.

Dikukuhkan oleh Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL), Jumat 27 Agustus 2021 di Desa Otan Kecamatan Semau Kabupaten Kupang, saat itu VBL banyak berharap pada TPAKD.

Gubernur VBL berharap agar dengan dikukuhkannya TPAKD di seluruh kabupaten dan kota, harus mulai menggerakkan UMKM untuk bertumbuh dalam akses menuju pada industri keuangan sehingga inklusi keuangan kita dapat dilakukan dengan baik. 

Baca juga: Jadi Wisata Religius di Pulau Timor, Pemprov NTT Sulap Gereja Paroki Hati Kudus Yesus Laktutus

"Bapak Presiden telah menggarisbawahi untuk Gubernur, Bupati dan Walikota harus mampu mendorong agar UMKM khususnya pada sektor pertanian dapat disinergikan dengan lembaga-lembaga keuangan sehingga produksinya bisa kontinuitas punya kualitas yang baik agar kita mampu bisa survive dalam kondisi pandemi ini, dan apa yang telah kita lakukan pada hari ini adalah melanjutkan perintah Bapak Presiden tersebut sebagai wujud kerja kolaboratif,"jelas Gubernur .

"Dengan cara membangun tim percepatan akses keuangan daerah inilah maka kitalah para investor. Bupati, Wakil Bupati, Walikota dan Sekda harus mulai memahami dan mengambil langkah-langkah tentang bagaimana birokrat interpreneur. Libatkan semua OPD agar jangan bekerja sendiri-sendiri. Serta saya ingin agar kita menggerakkan anak-anak muda untuk mulai bangkit dan tertarik masuk pada sektor-sektor usaha," ujar Gubernur.

Hadir dalam seremoni yang berlangsung dengan protokol ketat itu, Wakil Gubernur NTT Joseph Nae Soi, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia NTT, I Nyoman Ariawan Atmaja, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) NTT Robert Sianipar, serta hampir seluruh kepala daerah di NTT dan Sekretaris Daerah (Sekda).

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved