Breaking News:

Berita NTT

Fary-Chris Bidik Ketua PSSI, Askab Mulai Beri Dukungan

Menjelang pelaksanaan kongres, dukungan terhadap Christian Mboeik dan Fary Djemi Francis untuk menjadi Asprov PSSI NTT

Editor: Kanis Jehola
Istimewa
Fary Djemi Francis 

POS-KUPANG.COM, KUPANG -Menjelang pelaksanaan kongres, dukungan terhadap Christian Mboeik dan Fary Djemi Francis untuk menjadi Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI NTT terus mengalir. Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI mulai terang-terangan menyatakan sikap.

Kongres Asprov PSSI NTT digelar pada 4 Desember 2021. Salah satu agendanya adalah pemilihan Ketua Asprov PSSI NTT periode 2021-2025.

Chris Mboeik menyatakan kesiapannya memimpin Asprov PSSI NTT selama lima tahun ke depan. Wakil Ketua DPRD Provinsi NTT ini mengaku berkomitmen membawa perubahan signifikan bagi Asprov PSSI NTT dan sepak bola NTT.

Ia yakin dapat mengembangkan potensi sepak bola NTT untuk lebih maju. Chris Mboeik mengaku telah menyiapkan program unggulan sebagai langkah awal jika terpilih menjadi Ketua Asprov PSSI NTT.

Baca juga: Ini Alasan Askab Flores Timur Dukung Fary Francis Jadi Ketua Asprov PSSI NTT

Mantan Pemred Suara Pembaruan itu menyebut program unggulan, di antaranya Pelaksanaan Liga Flobamora, Liga Berjenjang Usia Muda, serta Pesepakbola NTT berada di dalam Timnas Indonesia.

Terpisah, Fary Francis menghargai aspirasi yang mendukungnya menjadi Ketua Asprov PSSI NTT.

"Saya menghargai aspirasi yang berkembang dan mengalir itu. Tetapi saya minta kalau itu memang serius, ya harus juga dikomunikasikan dengan Askab-Askab lain yang memiliki hak suara. Agar nada dasar kami sama, melakukan perubahan di PSSI NTT yang lebih baik. Perubahan itu bisa terjadi jika para voters juga memiliki visi perubahan yang sama," katanya.

"Saya membaca di sosial media cukup banyak dukungan yang mengalir dari publik. Namun ini tidak cukup untuk mewujudkan mimpi perubahan di sepak bola NTT jika para voters tidak memberikan dukungan. Saya minta Askab-Askab yang meminta kesediaan saya menjadi Ketua PSSI NTT agar bisa membangun komunikasi dan mengajak Askab/Askot lain juga memberikan dukungan. Demikian pun kepada publik yang mendukung, saya minta agar bisa dikomunikasikan kepada pengurus Askab masing-masing. Dukungan publik menjadi berarti ketika senada dengan dukungan Askab di daerah masing-masing," ujar pendiri Akademi Bintang Timur Atambua ini.

Baca juga: Jelang Pemilihan Asprov PSSI NTT, Ketua Askot Sebut Tiga Calon Ini

Bagi Fary Francis, sepak bola bukan sekadar hobi. Bukan juga hanya pengisi waktu senggang. "Sepak bola adalah passion, dibangun di atas wadah cinta. Diperjuangkan dengan penuh komitmen dan semangat pantang menyerah," ucapnya.

Chris Mboik
Chris Mboik (POS KUPANG.COM./IRFAN HOI)

"Semua orang bisa bermain bola, bisa mengurus bola. Namun tidak semua orang bisa memperlakukan dan mengelola sepak bola dengan passion. Passion adalah gairah besar untuk mencapain tujuan. Passion juga adalah sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas tanpa paksaan, suatu bentuk panggilan dari alam bawah sadar seseorang. Orang yang memiliki passion sepakbola tidak berpikir cost and benefit (untung dan rugi) bila mengurus bola. Bahkan orang-orang semacam itu memberikan banyak pengorbanan: waktu, tenaga, fokus, jaringan, materi demi sepakbola," tambah Fary Francis.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved