KKB Papua
Kabar Terkini KKB Papua Diduga Didanai Para Pejabat, Oknum TNI-Polri Jadi Sumber Pemasok Senjata Api
Hingga saat ini, kelompok kriminal bersenjata di Papua terus melancarkan aksi, menyerang dan membunuh warga sipil dan prajurit TNI-Polri.
POS-KUPANG.COM – Hingga saat ini, kelompok kriminal bersenjata di Papua terus melancarkan aksi, menyerang dan membunuh warga sipil dan prajurit TNI-Polri.
Tindakan bar-bar itu dilakukan secara gerilya, sehingga menyulitkan TNI-Polri untuk menumpasnya.
Ironisnya, meski tinggal di hutan dan hampir tak pernah masuk ke kota-kota, namun kelompok separatis tersebut tetap eksis dengan gerakannya.
Belakangan ini terungkap kabar bahwa kehidupan KKB Papua itu diduga didanai oleh oknum pejabat.
Sedangkan sejumlah oknum TNI dan Polri diduga menjual senjata api kepada perantara untuk kepentingan KKB.
Fakta ini tentunya sangat mengejutkan. Tetapi juga menjadi pembenar kalau KKB Papua tetap eksis lantaran didanai oknum pejabat negara dan disuport oleh oknum TNI Polri.
Mengenai tindakan nekad pejabat yang mendanai KKB Papua, salah satunya terungkap saat Ratius Murib ditangkap.
Saat Ratius Murib ditangkap, dari tangannya tersita uang Rp 350 juta. Uang itu diduga diperoleh dari oknum Ketua DPRD bernama Sonny Wanimbo.
Saat diperiksa, Ratius Murib mengungkapkan bahwa dirinya menerima uang Rp 350 juta itu langsung dari tangan Sonny Wanimbo yang kini menjadi Ketua DPRD Tolikara.
Baca juga: Menguak Senat Soll, Mantan Prajurit TNI yang Bergabung dengan KKB Papua Bikin Rusuh Hingga Membunuh
Alhasil, Sonny Wanimbo yang juga kader potensial Partai NasDem itu pun terseret dalam kasus pemasok senjata api untuk KKB Papua.
Sonny diduga ikut mendanai pasokan senjata api ke kelompok separatis tersebut. Dan pendanaan tersebut diduga telah berlangsung selama ini.
Terungkapkan nama oknum pejabat ini berawal ketika Satgas Nemangkawi menangkap Ratius Murib alias Neson Murib, di Bandara Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, 14 Juni 2021 lalu.
Polda Papua pun dipastikan telah memanggil Sonny Wanimbo untuk dimintai keterangan.
"Kami telah melayangkan surat panggilan kepada Ketua DPRD Tolikara," ujar Kapolda Papua, Irjen Mathius D Fakhiri, di Jayapura, Kamis 15 Juli 2021.
Hanya saja hingga saat ini belum terungkap ke publik tentang hasil pemeriksaan Sonny Wanimbo, kader Partai NasDem yang juga Ketua DPRPD Tolikara tersebut.