Berita KotaKupang

Dihadapan Komisi V DPRD NTT, Elcid Li Sampaikan Permohonan Maaf ke Fred Benu

Cekcok perwakilan Forum Academia NTT (FAN), Elcid Li dengan rektor Undana, Prof Fred Benu akhirnya berakhir damai

Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/IRFAN HOI
Suasana RDP di Komisi V DPRD NTT terkait polemik penutupan lab biokesmas. 

Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Cekcok perwakilan Forum Academia NTT (FAN), Elcid Li dengan rektor Undana, Prof Fred Benu pada Selasa 24 Agustus 2021 akhirnya berakhir damai. Elcid Li menyampaikan permohonan maaf secara terbuka saat rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi V DPRD NTT,  Jumat 27 Agustus 2021.

Dalam rapat ini, Elcid Li yang diberi kesempatan berbicara usai rektor Undana menyampaikan beberapa catatan dan alasannya, Elcid kemudian mengutarakan permintaan maaf kepada rektor Undana, Prof Fred Benu dan civitas Undana.

"Saya minta maaf kepada pak fred Benu dan civitas Undana," kata Elcid dihadapan ketua komisi V DPRD NTT, Yunus Takandewa dan anggota DPRD lainnya.

Elcid menjelaskan, persoalan yang terjadi tersebut baginya bukan karena masalah pribadi, namun lebih dari itu kisruh ini timbul harus dilihat secara duduk persoalan secara menyeluruh. Terutama pelayanan kesehatan bagi masyarakat NTT.

Baca juga: Lab Biokesmas NTT Akan Beroperasi di Komplek Perkantoran Museum

Elcid juga menyampaikan penutupan yang dilakukan dinas kesehatan ini justru tidak berada pada pijakan kuat, sebab proses penutupan dilakukan dan dilanjutkan dengan konsultasi dengan pihak Balai besar kesehatan di Surabaya.

Bahkan, per tanggal 19 Agustus 2021 setelah muncul surat teguran, sampel tes dari Kota Kupang, menurut Elcid masih dikirimkan ke lab Biomolekuler kesehatan masyarakat (biokesmas) NTT.

Komisi V DPRD NTT menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama pihak Rektorat Undana, Dinkes provinsi NTT, Dinkes Kota Kupang dan pihak Laboratorium Biomolekuler Kesehatan masyarakat (Lab Biokesmas) NTT.

Rapat yang digelar di ruang rapat Kelimutu, Jumat 27 Agustus 2021 dipimpin ketua komisi V DPRD NTT, Yunus Takandewa dan senjmlah anggota DPRD lainnya.

Baca juga: Ribuan Orang Tandatangan Petisi Dukungan Lab Biokesmas NTT Tetap Beroperasi

Pantauan POS-KUPANG.COM, dalam jadwal, rapat seharusnya dimulai pada pukul 13.00 WITA, namun rapat baru bisa dilangsungkan sekira pukul .... WITA.

Rektor Undana, Prof Fred Benu berserta jajarannya hadir selaku pihak Undana, sementara  Dinas Kesehatan provinsi dihadiri langsung Kepala Dinkes, Dr. Messeh Atupah, Dinas Kesehatan Kota Kupang diwakili Kepala Bidang P2P, Tiurmasari, kepala seksi registrasi prasarana, Dewi Masae serta beberapa Kabid dan kepala seksi lainnya.

Sementara itu, perwakilan Forum Academia NTT (FAN) di hadiri langsung Elcid Li serta beberapa perwakilan dari lab biokesmas NTT.

Ketua DPRD memberikan kesempatan kepada perwakilan Dinas Kesehatan Kota Kupang yang diwakili Kabid pelayanan kesehatan, Dr. Tryo untuk menerangkan surat penutupan lab biokesmas, dan dilanjutkan ke rektor Undana dan perwakilan lab Biomolekuler NTT. (*)

Berita Lab Biokesmas NTT Lainnya

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved