Breaking News:

Berita Belu

Kapolres Belu Tarik Puluhan Senpi Dari Anggota 

Penarikan senjata api kata Kapolres Belu, dikarenakan izinnya penggunaannya sudah habis masa berlaku alias kedaluarsa.

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS
Kapolres Belu, AKBP Khairul Saleh, S.H,S.I.K,M.Si menarik puluhan senjata api (senpi) genggam dan amunisinya dari anggota kepolisian karena izin penggunaan senpi sudah habis. 

Laporan Reporter POS KUPANG. COM, Teni Jenahas

POS KUPANG. COM, ATAMBUA--Kapolres Belu, AKBP Khairul Saleh, S.H,S.I.K,M.Si menarik puluhan senjata api (senpi) genggam dan amunisinya dari anggota kepolisian karena izin penggunaan senpi sudah habis. 

Penarikan senpi ini juga untuk meningkatkan kedisiplinan anggota dalam menggunakan senpi serta mencegah penyalahgunaan senpi oleh anggota polisi. 

Penarikan senjata api ini dilakukan saat apel di Halaman Mapolres Belu, Senin 23 Agustus 2021. Para anggota polisi tidak menduga di momen apel tersebut Kapolres Belu melakukan pengecekan senpi. 

Usai memimpin apel, Kapolres Belu memerintahkan anggota satuan fungsi Intelkam, Reskrim, Resnarkoba dan Tahti untuk tetap berada di dalam barisan.

Orang nomor satu Polres Belu ini meminta anggota yang berbaris sesuai dengan masing-masing fungsinya mengeluarkan senjata api genggamnya, peluru beserta kartu senjata (KTA) untuk diperiksa.

Baca juga: 1.770 Pelamar CPNS di Kabupaten Belu Siap Ikut Ujian SKD

Kemudian Kapolres Belu didampingi para Kabag, Kasat, Perwira Staf, Kasiwas serta Kasi Propam memeriksa satu per satu senpi yang dipinjam pakaikan kepada anggota, terutama menyangkut surat izin memegang senjata dan kelayakan senjata api itu sendiri. 

Dalam pemeriksaan tersebut, Kapolres Belu menarik sebanyak 36 pucuk senjata api (senpi) genggam dan amunisi (peluru) yang kemudian diserahkan kepada Subbag Logistik Bag Sumda Polres Belu untuk didata dan di simpan di gudang senjata.

Penarikan senjata api kata Kapolres Belu, dikarenakan izinnya penggunaannya sudah habis masa berlaku alias kedaluarsa.

Kapolres Belu menambahkan, pemeriksaan dan pengecekan senjata api akan dilakukan secara kontinyu, baik di Polres maupun di Polsek agar semua personel lebih mentaati aturan sehingga tidak terjadi penyalahgunaan senjata api dinas.

"Seluruh jajaran baik itu Bag, Sat dan Polsek jajaran akan Saya periksa bersama tim dan akan saya full kan 1 minggu ini. Perlu rekan-rekan pahami, siapapun mengajukan senjata dan memenuhi syarat pasti saya akan keluarkan ijin tapi bukan berarti tidak tertib administrasi juga. Ini harus diperhatikan", tegas Kapolres Belu.

Baca juga: 17 Pasien Positif Covid di Belu Masih Dirawat

Kapolres mengatakan, puluhan senjata api yang ditarik dari tangan anggota itu akan disimpan dan bagi anggota yang mau meminjam senjata api segera mengusulkan sesuai prosedur yang berlaku. 

"Jadi temuan hari ini dimana ada beberapa orang senjatanya sementara kita tarik supaya menjadi pembelajaran buat rekan-rekan semua dan tidak terulang lagi di kemudian hari. Yang senjatanya ditarik, silahkan diusulkan dari awal lagi sesuai prosedur pinjam pakai senpi", ujarnya. (*)

Berita Belu Terkini 
 

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved