Breaking News:

Taklukkan Lahan Kering, Yohanes Malaipada Sukses Kelola Bisnis Hortikultura

Gebrakan yang dilakukan petani milenial asal Kota Kupang, Yohanes Malaipada, layak dijadikan inspirasi. Sebab, ia mampu menaklukkan lahan kering

Editor: Agustinus Sape
Foto BPPSDMP
Petani Milenial Yohanes Malaipada berada di antara tanaman sayur-sayuran yang dibudidayakannya di Jl. Taebenu Penfui Maulafa Kota Kupang, 7 Juli 2021. 

Taklukkan Lahan Kering, Yohanes Malaipada Sukses Kelola Bisnis Hortikultura

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Gebrakan yang dilakukan petani milenial asal Kota Kupang, Yohanes Malaipada, layak dijadikan inspirasi. Sebab, ia mampu menaklukkan lahan kering dan sukses mengelola bisnis hortikultura.

Semangat itu sejalan dengan arahan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo.

"Petani milenial harus jeli melihat peluang yang besar untuk pengembangan produk pertanian, termasuk sektor hortikultura. Dengan memanfaatkan hortikultura, petani dapat mensupport kekuatan perekonomian negara," katanya.

Sementara Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi, mengungkapkan kemajuan sektor pertanian sangat didukung oleh SDM yang kompetitif.

"Pertanian membutuhkan SDM yang andal dan unggul sebagai pengusaha pertanian milenial andal, kreatif, inovatif, professional, serta mampu menyerap lapangan pekerjaan sektor pertanian sebanyak mungkin," katanya.

Yohanes Malaipada merupakan salah satu profil SDM pertanian tersebut. Dengan keuletan dan ketangguhannya ia mampu membuktikan meskipun berada di lahan kering tetap bisa menghasilkan produk pertanian hortikultura yang berkualitas.

“Kami akan terus mengembangkan usaha sayur kailan, sayur lobak, sayur caisim, sayur pakcoy, tomat, sayur pitcay karena saat pandemi seperti ini, masyarakat meningkatkan imunitas tubuhnya dengan mengonsumsi sayur organik dan yang mudah didapat,” tutur Yohanes.

Baca juga: Berhasil Kembangkan Kopi Poong, Agustinus Handresmin Terpilih Menjadi Duta Petani Milenial

Kesuksesan bertaninya ia tularkan kepada petani sekitar dengan menjadi ketua kelompok tani SanJoss Organik Penfui yang berlokasi di Kota Kupang.

Jenis pertanian yang diusahakan oleh Yohanes dan kelompoknya adalah pertanian lahan kering dimana kebutuhan air tanaman tergantung sepenuhnya oleh air hujan dan tidak pernah tergenang air secara tetap.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved