Breaking News:

Berita Sumba Barat Daya

Pemkab Berjibaku Mengatasi Serangan Hama Belalang yang Melanda 9 Desa di SBD

berkaitan dengan ketersediaan obat, Bupati Kodi Mete menjelaskan, stok obat penyemprota hama belalang masih cukup.

Penulis: Petrus Piter | Editor: Rosalina Woso

Pemkab Berjibaku Mengatasi Serangan Hama Belalang yang Melanda 9 Desa di SBD

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter

POS-KUPANG.COM, TAMBOLAKA--Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya, kini berjibaku berjuang mengatasi serangan hama belalang Kembara yang terus meluas melanda wilayah Sumba Barat Daya sejak pertama kali  menyerang SBD tanggal 27 Juli 2021 sore.

Semula  belalang kembara menyerang tanaman warga terutama daun bambu, daun kelapa dan berbagai daun hijau lainnya di wilayah Desa Tema Tanah dan wilayah Desa Maliti Ndari di Kecamatan Wewewa Timur. 

Kini, serangan hama meluas menjadi 9 desa yakni 5 desa di Kecamatan Wewewa Timur, 3 desa di kecamatan Wewewa Selatan, 1 desa di Kecamatan Kodi Balaghar.

Berdasarkan hasil pemantuan tim satgas penanganan hama belalang di lapangan mendeteksi terdapat  dua koloni besar hama belalang yang saat ini sedang menyerang tanaman warga yakni Umbu Wango di Kecamatan Wewewa Selatan  dan  Waimakaha di Kecanatan  Kodi Balaghar.

Bupati Kabupaten Sumba Barat Daya, dr.Kornelius Kodi Mete didampingi Wakil Bupati Sumba Barat Daya, Marthen Christian Taka, S.IPem didampingi Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sumba Barat Daya, Ir Rofinus Kaleka dan Kepala Dinas Kominfo SBD, drh.Rihimeha A.Praing.

Baca juga: Bupati Kodi Mete Lantik 32 Pejabat Eselon II, III Dan IV Lingkup Pemkab Sumba Barat Daya

Bupati Kornelius kepada wartawan belum lama ini di Desa Dangga Mangu, Kecamatan Wewewa Timur, SBD menyatakan, pemerintah daerah terus berusaha melakukan penyemprotan manakalah terdapat hama belalang kembara menyerang tanaman masyarakat di wilayah SBD termasuk di Desa Dangga Mangu ini.

Karena itu, selain mengerahkan tenaga penyuluh lapangan memantau dan memonitor keberadaan pergerakan serangan hama belalang juga meminta peran aktif pemerintah desa dan masyarakat memonitor serangan hama  belalang itu.

Bilamana masyarakat menemukan adanya serangan hama belalang di suatu wilayah tertentu maka segera menginformasikan kepada pemerintah agar segera menanganinya.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved