Breaking News:

Berita Sumba Barat Daya

Panitia Pilkades Kabupaten Sumba Bara Daya Rapat Klarifikasi Penyelesaian 17 Desa Bermasalah

meminta calon dan para saksi menyampaikan hal sebenarnya agar panitia kabupaten mengambil keputusan seadilnya

Penulis: Petrus Piter | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/PETRUS PITER
Rapat klarifikasi penyelesaian persoalan pemilu kades serentak 2021 oleh panitia Kabupaten SBD di aula kantor bupati SBD, Jumat 13 Agustus 2021.  

Panitia Pilkades Kabupaten SBD, Gelar Rapat Klarifikasi Penyelesaian 17  Desa Bermasalah

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM,  Petrus Piter

POS-KUPANG.COM, TAMBOLAKA--Panitia pemilihan umum kepala desa serentak tingkat Kabupaten Sumba Barat Daya  menggelar rapat klarifikasi.

Rapat  dengan agenda mendengarkan keterangan para calon kepala desa dan para saksi yang menolak hasil pilkades serentak di 17 desa dari 102 desa  se-Sumba Barat Daya yang melaksanakan pilkades serentak tanggal 30 Juni 2021.

Rapat klarifikasi tersebut dipimpin langsung ketua panitia pemilihan Pilkades serentak tahun 2021 tingkat Kabupaten SBD yang juga adalah Kepala Dinas PMD SBD, Dominggus Bulla didampingi  asisten I setda Sumba Barat Daya,  Christofel Horo, S.H.

Hadir juga asisten III Setda SBD, Heri Holo dan Kepala Inspektorat, Theofilus Natara. Rapat tersebut berlangsung di aula kantor Bupati SBD, Jumat 13 Agustus 2021.

Sebelumnya, panitia pemilihan kepala desa serentak tahun 2021 tingkat Kabupaten SBD  telah mengadakan rapat serupa mendengarkan klarifikasi panitia pemilihan kepala desa termasuk anggota  BPD tentang proses pemilihan kepala desa di 17 desa yang bermasalah itu.

Baca juga: Bupati Kodi Mete Lantik 32 Pejabat Eselon II, III Dan IV Lingkup Pemkab Sumba Barat Daya

Rapat klarifikasi kali ini merupakan rapat klarifikasi terakhir  dan menjadi bahan pertimbangan pemerintah untuk  memutuskannya.

Dalam pertemuan itu, Heri Holo selaku wakil ketua panitia pengarah pemilihan kepala desa serentak  SBD tahun 2021 memandu jalannya acara klarifikasi pemilihan kepala desa Waikaninyo, Kecamatan Kodi Bangedo, Sumba Barat Daya.

Ia mempersilahkan calon nomor urut 1, Agustinus Rangga Mone dan saksi  yang hadir  untuk menyampaikan alasan menolak hasil  pemilu kepala desa tanggal 30 Juli 2021.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved