Breaking News:

Tentara Afganistan Kocar-kacir Disikat Taliban , Padahal Militer Afganistan Dilatih Tentara Amerika

Saat bersamaan juga , militan Taliban juga meningkatkan serangan ke berbagai tempat yang sudah ditinggalkan tentera Amerika

Editor: Alfred Dama
(Foto: Xinhua)
Anggota pasukan keamanan Afganistan ambil bagian dalam operasi militer melawan gerilyawan Taliban di distrik Alishing di provinsi Laghman, Afghanistan timur, pada 12 Juli 2021. Gerilyawan Taliban telah mengintensifkan kegiatan untuk merebut lebih banyak distrik, saat pasukan AS menyelesaikan penarikan dari Afganistan. Sementara itu, pasukan keamanan Afganistan telah melakukan serangan balasan untuk menggagalkan upaya kelompok militan tersebut. 

POS KUPANG.COM -- Pasukan Amerika sudah secara bertahap meninggalkan Afganistan sesuai perintah Presiden AS , Joe Biden

Saat bersamaan juga , militan Taliban juga meningkatkan serangan ke berbagai tempat yang sudah ditinggalkan tentera Amerika

Jumlah milisi Taliban diperkirahklan sekitar 60 ribu orang, sementara pasukan Afganistan mencapai 300 ribu orang

Meski demikian, pasukan Afganistan tak sanggup menahan serangan Taliban yang dilakukan sporadis

Jatuhnya kota-kota penting di Afghanistan ke tangan milisi Taliban mengejutkan dunia.

Baca juga: Taliban Merebut Provinsi Dekat Ibu Kota, Menyerang Kota Utara Afghanistan

Hingga saat ini, Kelompok Taliban telah merebut 15 dari 34 ibu kota provinsi di Afghanistan.

Adapun 15 ibu kota provinsi itu termasuk Kandahar, Herat dan Pol-e-Khomri yang direbut hanya dalam waktu satu minggu.

Serangan militan telah dimulai secara bersamaan di wilayah Utara dan Selatan negara itu.

Sementara Taliban dan delegasi pemerintah sedang mempersiapkan putaran pembicaraan damai berikutnya di Doha, Qatar.

Taliban makin brital, warga sipil diculik dari rumah dan dieksekusi , 100 orang tewas dalam dua minggu dan 300 orang lainnya hilang
Taliban makin brital, warga sipil diculik dari rumah dan dieksekusi , 100 orang tewas dalam dua minggu dan 300 orang lainnya hilang ((Gambar: Getty))

Dikutip dari laman Sputnik News, Jumat (13/8/2021), pertempuran sengit terjadi pada Kamis malam untuk menguasai Kandahar dan Herat, dua kota terbesar setelah Kabul yang terletek di Selatan negara itu.

Halaman
123
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved