Breaking News:

Berita Malaka

SN-KT Pastikan Penempatan Jabatan Sesuai Latar Belakang Keilmuan

Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, S.H,MH bersama Wakil Bupati, Louise Lucky Taolin atau Paket SN-KT melakukan pembenahan struktur birokrasi

Penulis: Edy Hayong | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/EDI HAYONG
Bupati Malaka, Simon Nahak saat melakukan pemantauan perbatasan di Motamasin belum lama ini. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edy Hayong

POS-KUPANG.COM, BETUN--Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, S.H,MH bersama Wakil Bupati, Louise Lucky Taolin atau Paket SN-KT dalam kepemimpinannya akan melakukan pembenahan struktur birokrasi.

Penempatan jabatan tentu akan dilihat sesuai latar belakang keilmuannya dan bukan atas suka tidak suka. Apabila saat ini ada pejabat yang berlatar belakang ilmu pendidikan tentu dikembalikan ke habitatnya.

Bupati Malaka, Simon Nahak kepada wartawan di Betun, Ibu kota Kabupaten Malaka belum lama ini menegaskan bahwa sesuai aturan setiap pejabat daerah yang baru dilantik tidak diperkenankan melakukan mutasi jabatan.

Selama kurun waktu enam bulan sejak pelantikan, lanjut Simon, tentu dirinya bersama wabup akan melihat track record aparatur sipil negara (ASN) untuk mendukung kerja-kerja kedepan. Namu, figur yang akan ditempatkan tentu melihat latar belakang pendidikannya.

Baca juga: Satu Lagi Pasien Covid-19 Meninggal, Bupati Malaka Sampaikan Belasungkawa

"Saya mau tegaskan bahwa pejabat OPD yang siap ditempatkan tentu yang siap bekerja untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Kita akan seleksi secara baik dengan melihat latar belakang pendidikan. Minta maaf tentu yang berlatar belakang bidang pendidikan tentu kembali ke habitatnya," beber Simon.

Tentang pola perekrutan untuk menghasilkan pejabat yang berkompeten, Simon menandaskan akan menggunakan pola fit and proper test. Tidak ada pola kedekatan ataupun asal suka tidak suka. Pasalnya dengan masa tugas yang pendek ini harus memperkuat "kabinet kerja" untuk mencapai hasil yang diharapkan warga.

"Kita tara birokrasi dengan mengisi jabatan yang kosong. Saya tidak ada kepentingan apapun. Siapa yang mau bekerja baik kita pakai. Saya kembali tegaskan kita tempatkan sesuai disiplin ilmu misalnya camat atau kadis berlatar belakang guru maka harus kembalikan ke habitatnya," tambah Simon.

Pada bagian lain Bupati Simon juga mengetengahkan soal program unggulannya terkait pariwisata. Untuk memperkenalkan potensi ini keluar daerah tentu dibutuhkan seorang pejabat yang memiliki kemampuan promosi yang baik.

Baca juga: Bupati Malaka  Sidak ke Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, Ini Informasi yang Diterimanya

Ada banyak potensi alam yang sangat menarik seperti misalnya Bukit Cinta Alas (BCA) di wilayah Alas, Kecamatan Kobalima yang selama ini sudah diminati warga namun belum maksimal. Atau keindahan pantai Motadikin yang jika dikemas secara baik dan promosinya masif tentu mampu memancing para wisatawan berkunjung ke Malaka.

"Kita juga hidupkan olahraga berkuda juga tinju. Potensi anak muda cukup banyak cuma belum ada sarana dan prasarana yang disiapkan pemerintah. Ini menjadi agenda kita kedepan selama kami memimpin daerah ini," tandas Simon.

Sekedar diingat, SN-KT dalam kampanye pilkada lalu mengusung program SAKTI yakni, swasembada Pangan, adat agama olahraga seni budaya, kualitas daya saing dan SDM, tata kelola pemerintahan dan infrastruktur.

"Saya persilahkan kepada siapapun untuk memberi kritik dan usul saran demi perbaikan kesejahteraan bersama. Kerjasama dengan pihak luar untuk promosikan Malaka sebagai bagian dari NKRI terus kita lakukan," pungkasnya.(*)

Berita Kabupaten Malaka Lainnya

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved